Puluhan Orang Demo di DPRD DKI, Tuntut Tiket Ancol Digratiskan
Puluhan orang yang mengatasnamakan Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD DKI Jakarta. -cahyono---
Biaya tersebut akan semakin besar bagi warga yang datang bersama pasangan dan anak-anaknya.
BACA JUGA:BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
“Bayangkan kalau misalkan buat parkirnya aja Rp25.000, belum lagi orangnya Rp25.000, kalau sendiri aja sudah ketahuan Rp50.000. Bagaimana kalau kita punya anak dua atau tiga, istri bisa berlima, kali Rp25.000 kan cukup lumayan,” ujarnya.
Andi juga menyinggung janji politik Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait rencana menggratiskan akses masuk Ancol.
Ia mengatakan, pihaknya berencana kembali mengajukan audiensi agar bisa bertemu langsung dengan Pramono untuk membahas tuntutan tersebut.
“Target kita adalah bagaimana bisa kita ketemu langsung kepada Bapak Pramono. Jadi, biar kita obrolin juga kepada Pak Pram. Pak Pramono kan pernah berjanji untuk menggratiskan Ancol terkait janji politiknya waktu itu,” kata Andi.
Ia berharap Pemprov DKI Jakarta tidak hanya memberikan informasi mengenai mekanisme pengajuan tiket gratis kepada kelompok atau komunitas tertentu.
Menurutnya, jika fasilitas tersebut memang bisa diakses secara gratis melalui program tertentu, pemerintah perlu menyosialisasikannya secara luas kepada masyarakat melalui media massa, kelurahan, maupun kecamatan.
BACA JUGA:Pramono Bakal Gratiskan Transportasi Umum bagi Pencari Kerja dan Pendamping Disabilitas
“Kalau Pemda berani, ya sosialisasikan saja di masyarakat melalui media-media massa atau kelurahan, kecamatan, bagaimana orang bisa masuk Ancol gratis,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode, mengatakan pihaknya telah menerima aspirasi Warga Jakarta Bersatu terkait permintaan agar tiket masuk Ancol digratiskan.
Ia menyebut tuntutan tersebut akan menjadi catatan penting untuk dibahas dalam rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Menurut Wa Ode, masyarakat seharusnya memiliki kesempatan untuk menikmati berbagai fasilitas dan destinasi wisata yang ada di kotanya sendiri.
“Jakarta boleh modern, boleh apa, makin terus jaya, makin terus keren, tapi enggak boleh ninggalin warga, terutama warga wong cilik,” kata Wa Ode.
Meski demikian, ia mengakui pemberian tiket gratis untuk seluruh warga Jakarta belum tentu bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: