IHSG Tutup Sesi I Melemah 1,65 Persen ke 5.179
Papan pergerakan sesi perdagangan di IHSG -Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Di tengah memanasnya aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar secara besar-besaran pada Rabu, 28 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan dengan kembali terpuruk di zona merah.
IHSG melemah tajam sebanyak 87,07 poin atau 1,65 persen ke level 5.179,06. Hal serupa terjadi pada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang turut terpuruk di penutupan sesi I.
Indeks LQ45 melemah sebanyak 7,10 poin atau 1,33 persen ke level 525,92.
BACA JUGA:Perkuat Kebijakan Moneter, Bank Indonesia Perkuat Sinergi Akselerasi BPPU 2030
Dilansir dari data PT Mirae Asset Sekuritas, saham konglo atau saham-saham perusahaan yang menjadi bagian dari konglomerasi turut menjadi pemberat pelemahan IHSG.
Beberapa saham tersebut di antaranya BREN (-6,94 persen), MORA (-6,76 persen), dan DSSA (-6,52 persen) yang jatuh ke level Auto Rejection Bawah (ARB).
Di sisi lain, para pelaku pasar juga mencermati rencana BEI mengecualikan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) dari penghitungan IHSG mulai 2 November 2026.
Proses komunikasi antara otoritas Indonesia dan MSCI juga masih menjadi perhatian, karena kepastian mengenai aksesibilitas pasar, transparansi kepemilikan saham, dan implementasi reformasi akan menentukan kepercayaan investor asing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: