Makodim Tangsel Dibangun Rp17,2 Miliar, Operasional Berpotensi Mulai 2028

Rabu 28-10-2026,15:48 WIB
Reporter: Tri Budi |
Makodim Tangsel Dibangun Rp17,2 Miliar, Operasional Berpotensi Mulai 2028

Pemkot Tangsel menganggarkan Rp17,2 miliar untuk Makodim 0511, dengan operasional berpotensi mulai 2028.--Kominfotik Tangsel

Di lokasi yang sama, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pembangunan Makodim bukan sekadar penyediaan gedung perkantoran, melainkan bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Menurutnya, lokasi Makodim di kawasan perkantoran pemerintahan Tangsel memiliki nilai strategis. Kawasan tersebut telah menjadi tempat sejumlah instansi, termasuk kepolisian dan kejaksaan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.

“Momentum ini bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah gedung, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan kesiapan pelaksanaan tugas, serta memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Benyamin menegaskan, Pemkot Tangsel berkomitmen melanjutkan pembangunan pada tahun anggaran 2027. Anggaran lanjutan telah disiapkan dalam perencanaan APBD murni 2027 dan masih melalui pembahasan bersama pihak terkait.

Ia juga meminta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, dengan memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, serta keselamatan kerja.

“Saya berharap pembangunan Makodim dapat diselesaikan sesuai kebutuhan dan perencanaan. Namun, pemanfaatan fasilitas serta operasional satuan baru tersebut tetap bergantung pada keputusan resmi pimpinan TNI,” ungkapnya.

Dengan anggaran total sekitar Rp17,2 miliar, pembangunan Makodim Tangsel diharapkan dapat menyediakan fasilitas yang mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan.

Meski gedung utama ditargetkan rampung pada akhir 2026, kepastian operasional satuan baru tersebut masih bergantung pada penyelesaian tahapan administrasi, penataan organisasi, dan keputusan resmi pimpinan TNI.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: