Transisi Energi Terbarukan Jadi Fokus IQSF 2026, Industri Bahas Standar Panel Surya dan Baterai EV

Kamis 29-10-2026,13:34 WIB
Transisi Energi Terbarukan Jadi Fokus IQSF 2026, Industri Bahas Standar Panel Surya dan Baterai EV

Kiri-kanan - Ibu Kernia perwakilan dari PT Distribusi Mebel Nusantara (IKEA), Bapak Erwin Rinaldi (Direktur Marketing and Business Development PT Qualis Indonesia), Bapak Calvin Satyanandi (Direktur Laboratorium PT Qualis Indonesia) di acara Indonesia Qu--istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID – Transisi energi terbarukan di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar pengembangan teknologi.

Kualitas dan keamanan panel surya hingga baterai kendaraan listrik juga menjadi hal penting untuk memastikan pemanfaatan energi bersih berjalan dengan aman dan andal.

Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Indonesia Quality & Safety Forum (IQSF) 2026 yang diselenggarakan PT Qualis Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta, baru-baru ini.

Mengusung tema Powering a Sustainable Indonesia Through Quality, Product Safety, and Innovation, forum yang digelar untuk ketiga kalinya ini mempertemukan perwakilan pemerintah, lembaga riset, sektor ketenagalistrikan, dan pelaku industri untuk membahas kualitas produk, keselamatan, serta kesiapan industri menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan regulasi.

BACA JUGA:Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Media Singapura Ungkap Kerja Sama Energi dengan Negara Lain

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari pengembangan energi terbarukan, standardisasi kendaraan listrik, keselamatan produk ketenagalistrikan, hingga kesiapan sektor ritel menghadapi perubahan kebutuhan pasar.

Direktur Marketing and Business Development PT Qualis Indonesia, Erwin Rinaldi, mengatakan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri menuntut kesiapan fasilitas pengujian yang memadai, termasuk untuk modul fotovoltaik atau panel surya serta baterai kendaraan listrik.

Menurutnya, kesiapan tersebut penting untuk mendukung pemanfaatan energi bersih, meningkatkan keselamatan, dan memperkuat daya saing industri Indonesia.

BACA JUGA:Tak Hanya Vaksin Malaria, Prabowo Dorong Teknologi Sampah hingga Energi Limbah Sawit

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Qualis Indonesia menghadirkan laboratorium pengujian baterai kendaraan listrik di Indonesia untuk menjawab kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang sekaligus memastikan kualitas dan keselamatan produk.

Erwin menambahkan, perkembangan teknologi perlu diiringi dengan penerapan kualitas, keselamatan, dan inovasi yang saling mendukung.

“Diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga terkait, asosiasi, dan pelaku usaha untuk mengembangkan standar yang relevan dengan kebutuhan Indonesia. Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat terus mendorong inovasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:Lagi! Houthi Bombardir Arab Saudi, Kilang Minyak hingga Bandara Jadi Sasaran, Pasokan Energi Dunia Terancam!

Standar Panel Surya dan Baterai Jadi Perhatian

Lab & Cert Director PT Qualis Indonesia, Calvin Satyanandi, mengatakan perkembangan energi terbarukan, panel surya, Battery Energy Storage System (BESS), hingga kendaraan listrik membuka peluang bagi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: