Jakpro Wadahi Ide Anak Muda soal Pengembangan LRT dan Masa Depan Kawasan
Direktur Proyek LRT Jakarta Ramdani Akbar dalam diskusi publik LRT Jakarta dan Masa Depan Kawasan, Bagaimana Manfaat untuk Warga? -Cahyono-
Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur DKI Jakarta Aris Setiawan Yodi menyampaikan bahwa pengembangan transportasi publik di Jakarta juga dibarengi dengan sejumlah kebijakan untuk meringankan beban masyarakat.
Salah satunya melalui rencana penambahan kelompok penerima fasilitas transportasi umum gratis. Dari sebelumnya 15 golongan, jumlah tersebut direncanakan bertambah menjadi 21 golongan pada 2027.
Pencari kerja di Jakarta menjadi salah satu kelompok yang akan mendapatkan fasilitas tersebut.
“Jadi orang yang mencari kerja di Jakarta mulai tahun 2027 nanti gratis naik LRT Jakarta, Transjakarta dan MRT Jakarta nanti mekanisme detailnya memang sedang dimatangkan tapi Pak Gubernur sudah sampaikan itu, ini begitu supportifnya Pak Gubernur untuk masyarakat Jakarta,” kata Aris.
Menurut Aris, kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang harus melakukan perjalanan jauh untuk mencari pekerjaan.
Termasuk ketika harus menghadiri wawancara kerja di lokasi yang cukup jauh dari tempat tinggal.
Aris juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan masukan kepada Pemprov DKI Jakarta mengenai berbagai kekurangan dalam pelayanan transportasi umum.
Dengan begitu, kualitas layanan dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan.
BACA JUGA:Tak Mau Polemik, Pramono Manut Pusat soal Obligasi
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung hasil survei terbaru majalah perjalanan internasional Time Out yang dirilis Selasa, 13 Oktober 2026.
Berdasarkan survei tersebut, Jakarta berhasil menempati posisi ke-15 sebagai kota dengan transportasi publik terbaik.
Peringkat itu meningkat dua tingkat dibandingkan 2025, ketika Jakarta berada di posisi ke-17.
Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta Akmal Budi Yulianto menilai, penggunaan transportasi umum dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga.
Terlebih, biaya perjalanan menggunakan kendaraan pribadi semakin menjadi perhatian masyarakat.
Akmal pun mengajak warga Jakarta untuk tidak malu menggunakan transportasi umum dan justru menjadikannya sebagai kebanggaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: