Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak, Ini Cara Menjaga Usianya
Baterai menjadi salah satu komponen penting sekaligus mahal pada mobil listrik. Kerusakannya bisa membuat pemilik kendaraan harus mengeluarkan biaya besar-Dok. Garda Oto-
Periksa baterai secara berkala
Pemeriksaan rutin diperlukan meski mobil masih berjalan normal.
BACA JUGA:IMOS 2026 Hadir 10 Hari, Diikuti 70 Brand Otomotif, Bakal Jadi ‘Surganya Anak Motor’
Teknisi dapat memeriksa kondisi baterai, keseimbangan tegangan, serta sistem pendingin yang berfungsi menjaga suhu baterai tetap dalam batas aman.
Jadwal pemeriksaan sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan, baik berdasarkan waktu maupun jarak tempuh kendaraan.
Jangan selalu mengisi daya hingga penuh
Kebiasaan mengisi baterai sampai 100 persen setiap hari tidak selalu diperlukan.
Untuk sejumlah jenis baterai, menjaga daya di kisaran 20 hingga 80 persen dapat membantu mengurangi tekanan pada sel baterai.
BACA JUGA:PEVS 2026 Hadirkan Mobil dan Motor Listrik Terbaru, Masuk Pameran Gratis!
Namun, batas pengisian ideal bergantung pada teknologi baterai yang digunakan.
Pemilik kendaraan perlu mengikuti petunjuk pabrikan, terutama ketika akan melakukan perjalanan jauh atau menggunakan fitur pengisian daya yang berbeda.
Sebaliknya, hindari membiarkan baterai terlalu lama dalam kondisi hampir kosong.
Perhatikan suhu saat parkir
Suhu tinggi dapat memengaruhi kinerja dan usia baterai.
BACA JUGA:GIIAS Makassar 2026: Chery Hadirkan Mobil Listrik dan Hybrid, Termasuk yang Tembus 1.000 Km
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: