Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak, Ini Cara Menjaga Usianya
Baterai menjadi salah satu komponen penting sekaligus mahal pada mobil listrik. Kerusakannya bisa membuat pemilik kendaraan harus mengeluarkan biaya besar-Dok. Garda Oto-
Karena itu, pemilik mobil listrik sebaiknya memilih tempat parkir yang teduh atau terlindung dari paparan matahari langsung dalam waktu lama.
Sistem pengelolaan suhu baterai memang dirancang untuk menjaga temperatur tetap terkendali.
Namun, kondisi lingkungan yang terlalu panas tetap dapat menambah beban sistem tersebut.
Hindari kendaraan terlalu lama tidak digunakan
Mobil listrik yang ditinggalkan dalam waktu lama sebaiknya tidak disimpan dengan baterai penuh atau hampir kosong.
BACA JUGA:Motul Performance Solution Perluas Jangkauan ke Balikpapan, Ini Fokusnya
Periksa level daya sebelum kendaraan ditinggalkan dan ikuti rekomendasi pabrikan mengenai tingkat pengisian untuk penyimpanan jangka panjang.
Pemantauan berkala juga diperlukan agar daya baterai tidak turun melewati batas yang disarankan.
Gunakan perangkat pengisian yang sesuai
Pemilik kendaraan perlu menggunakan charger yang sesuai dengan spesifikasi mobil dan memenuhi standar keselamatan.
Perangkat yang tidak sesuai berisiko menimbulkan gangguan pada sistem pengisian.
BACA JUGA:GIIAS Makassar 2026 Hadirkan 6 Merek Baru, Ada Apa Saja?
Pengisian lambat atau slow charging dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, fast charging tetap bisa digunakan sesuai kebutuhan dan kemampuan kendaraan.
Perawatan baterai bukan hanya soal memperpanjang usia pakai, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: