Alasan Keluarga Brigadir J Tolak Hasil Autopsi Jenazah Terkuak, Kuasa Hukum Kasih Pesan Penting ke Kapolri!

Rabu 20-07-2022,20:09 WIB
Reporter : Aulia Nur Arhamni
Editor : Aulia Nur Arhamni

JAKARTA, DISWAY.ID - Pihak keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J menolak hasil autopsi.

Mereka juga meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim independen untuk mengautopsi ulang jenazah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak saat mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta Pusat.

"Kami menolak dan memprotes hasil yang kemarin itu karena kredibilitasnya. Kami mohon dibentuk tim yang baru supaya legal dan dapat dipercaya. Supaya kredibilitasnya bisa dipercaya dan autentik," ungkap Kamarudin Simanjuntak, dilansir pada 20 Juli 2022.

BACA JUGA:Bebas dari Tahanan, Habib Rizieq Lantang Tak Akan Khianati Umat: Kami akan Berjuang!

"Kami memohon kepada Bapak Kapolri untuk membentuk tim yang membentuk independen yang melibatkan dokter-dokter yang lain, dokter dari RSPAD, yang kedua RS Angkatan Laut, ketiga RSCM, terus dari rumah sakit swasta," imbuhnya.

Kamarudin menyebut tim independen diperlukan untuk melakukan autopsi ulang karena pihak keluarga merasa banyak kejanggalan dalam kasus tewasnya Brigadir J.

"Mereka bekerja bersama-sama agar ini semua bisa transparan, mengapa kita menolak autopsi yang lalu karena kan matinya itu tembak-tembakan, tapi dari RS Polri tidak ada komentar," tuturnya

BACA JUGA:Pengacara Ungkap Bukti-bukti Dugaan Brigadir J Dijerat Lehernya Sebelum Ditembak, Ternyata...

"Harusnya berdasarkan penjelasan Karo Penmas, yang mereka periksa itu harusnya kan tembak menembak tapi tidak ada protes seharusnya mereka protes," sambungnya.

Bukti kejanggalan di tubuh Brigadir J

Di sisi lain, pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak buat pernyataan baru yang mengejutkan publik.

Selain itu Kamaruddin juga mengungkapkan bukti-bukti terbaru jika Brigadir J diduga dijerat lehernya.

Diketahui penyebab tewasnya Brigadir J hingga kini masih menjadi misteri hingga banyak spekulasi bermunculan.

BACA JUGA:Kemenag: Jumlah Haji Meninggal Capai 62 Orang Sampai Hari Ini

Kategori :