Mahfud MD Geleng-geleng Kepala Saat Kuasa Hukum Brigadir J Bongkar Kejanggalan Autopsi Pertama

Rabu 03-08-2022,18:32 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

Dalam kunjunganya pihak keluarga yang terdiri dari Samuel Hutabarat, ayah Brigadir J didamping oleh tim Lowyer Hutabarat yang menyampaikan 2 tuntutan.

BACA JUGA:6 Cara Memilih Beras yang Bagus untuk Dimasak, Jangan Sampai Salah Pilih Ya!

BACA JUGA:PT DNR Menyangkal Pihaknya Terlibat Kasus Beras Baksos yang Terkubur di Depok, JNE Kerjasama Dengan…

Pheo M Hutabarat selaku Ketua Lowyer Hutabarat mengungkapkan bahwa kedatangan mereka menemui Hamfud MD bukanlah melakukan interfensi terhadap pengusutan kasus tewasnya Beigadir J yang dikatakan oleh pihak Polisi sebeumnya akibat aksi Polisi tembak Polisi di rumah Ferdy Sambo.

“Kami menyampaikan 2 tuntutan pada Menko Polhukam karena terdapat berbagai distorsi terhadap kasus tewasnya Brigadir J,” terang Pheo.

Pheo menjelaskan tuntutan pertama adalah kasus di Polda Metro Jaya harus ditarik dan hal tersebut telah dikatakan oleh pihak Mabes Polri.

BACA JUGA:Butuh Kiper Ketiga, Manchester United Bakal Datangkan Lagi Mantan Pemainnya?

BACA JUGA:Anies Minta Orangtua Peka, Anaknya Sudah Diimunisasi?

Sedangkan tuntutan yang kedua adalah kami akan membawa bukti bahwa sejak awal kami melihat bahwa terjadinya dugaan tindak pidana menutup-nutupi kasus tewasnya Brigadir J.

“Ini adalah salah satu bentuk objection of justice yang sesuai dengan perintah Presiden agar Kasus ini tidak ditutup-tutupi,” tambah Pheo.

Terkait dengan keterbukaan kasus tewasnya Brigadir J, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Menko Polhukam Mahfud MD kembali menginggatkan bahwa jangan ada yang disembunyikan dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir J.

BACA JUGA:2 Tuntutan Keluarga Brigadir J pada Mahfud MD, Kuasa Hukum: Dugaan Pidana Menutup-nutupi Kasus

BACA JUGA:Recall BMW i4 dan iX Gegara Baterai Riskan Terbakar, Minta Pemilik Lakukan Charging di Luar Ruangan

Menurut Mahfud MD, Kepala Negara meminta kasus tewasnya Brigadir J dibuka ke publik dan tak ada yang disembunyikan

"Presiden minta agar ini dibuka dengan sejujur-jujurnya. Kalau ada yang tersembunyi atau disembunyikan, nanti akan terlihat kalau ada upaya seperti itu," jelas Mahfud.

Mahfud MD menambahkan bahwa sejumlah lembaga seperti Kompolnas, LPSK, hingga Komnas HAM, juga berkoordinasi dengan dirinya terkait penanganan kasus Brigadir J.

Kategori :