Soal Kasus Kematian Brigadir J, Usman Hamid: Bagaimana Mungkin Brigadir Yosua dengan Mudah Dibunuh Bharada E?

Sabtu 06-08-2022,17:58 WIB
Reporter : Dimas
Editor : Dimas

BACA JUGA:Dugaan Baru! Komnas HAM Curiga Jika Penembak Brigadir J Bukan Bharada E, Lantas Siapa?

BACA JUGA:Kuasa Hukum Bharada E Mengundurkan Diri, Tak Kuat Hadapi Tekanan?

"Apakah dia (Brigadir J) mungkin bisa terbunuh oleh seorang Bharada E atau jangan-jangan Bharada E ini dikambinghitamkan," urai Usman Hamid.

Usman mendesak penyidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap keluarga Bharada E untuk memastikan bahwa dirinya bukan sosok yang menjadi kambing hitam dalam kasus kematian Brigadir J ini.

"Kalau iya, maka sarankan agar LPSK memberikan perlindungan terhadap Bharada E, setidaknya mulai mendekati keluarga untuk bisa memastikan bahwa Bharada E bukanlah orang yang ditengahkan untuk sekedar memuaskan rasa penasaran masyarakat," terang Usman.

BACA JUGA:IPW: Luka Sayat di Wajah Brigadir J Dilakukan Dalam Posisi Berdiri Oleh….

BACA JUGA:Komnas HAM Bingung dengan Perbedaan Informasi Kasus Brigadir J: Kami Bertanya-tanya 'Ada Apa Ini?'

Komnas HAM Curiga Pelaku Penembakan Bukan Bharada E

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) menduga, pelaku penembakan Brigadir J bukanlah Bharada E.

Ketua Komisioner Komnas HAM , Ahmad Taufan Damanik mengatakan, penetapan tersangka Bharada E dilakukan karena pengakuannya sendiri.

"Makanya begini dalam penyelidikan itu kalau kita dapat informasi belum lengkap, kita enggak bisa menyimpulkan final," kata Taufan saat dikonfirmasi, dikutip Sabtu 6 Agustus 2022.

Taufan mengungkapkan, berdasarkan keterangan Bharada E saat diperiksa pada Selasa, 26 Juli 2022, dia mengaku yang menembak Brigadir J.

BACA JUGA:Kompolnas: Bedol Desa di Badan Polri Solusi Atasi Psiko Hierarki Dalam Kasus Brigadir J

BACA JUGA:Kirim Surat ke Presiden, Kamaruddin Minta Jokowi Bentuk Tim Independen Demi Tuntaskan Kasus Brigadir J

"Bahkan hal itu dilakukan dua kali dalam jarak enam meter dan dua meter," ujarnya.

Kendati ada pengakuan secara resmi, Komnas HAM enggan menjadikan keterangaan Bharada E sebagai kesimpulan. Pihaknya masih mengumpulkan sejumlah barang bukti pendukung.

Kategori :