Vertigo peripheral adalah jenis vertigo yang paling umum terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh. Ketika kepala digerakkan, telinga bagian dalam akan memberi informasi terkait keberadaan posisi kepala lalu mengirimkan sinyal kepada otak untuk menjaga keseimbangan.
Namun, jika terdapat gangguan pada bagian dalam telinga akibat peradangan atau infeksi, hal ini dapat menyebabkan rasa pusing dan nyeri yang disebut vertigo peripheral. Adapun beberapa kondisi yang bisa memicu vertigo perifer adalah:
Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV): Gangguan pada vestibular telinga dalam yang dipicu oleh perubahan posisi dan gerakan kepala secara tiba-tiba. Kondisi ini umumnya terjadi dalam waktu singkat.
Riwayat cedera kepala: Seseorang yang pernah mengalami cedera kepala berisiko mengalami gangguan telinga dalam dan menyebabkan vertigo.
Labirinitis: Peradangan dan infeksi pada labirin telinga bagian dalam, tepatnya di saluran berliku-liku dan penuh cairan.
Vestibular neuronitis: Peradangan pada bagian saraf telinga yang berhubungan langsung dengan otak. Kondisi ini dapat menyebabkan vertigo disertai kehilangan keseimbangan, mual, dan muntah.
Penyakit Meniere: Penyakit Meniere adalah kelainan cairan endolimfe yang berada di telinga bagian dalam. Meski jarang terjadi, kondisi ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami vertigo yang cukup parah.
BACA JUGA:5 Buah Ini Diklaim Ampuh Atasi Gejala Vertigo, Salah Satunya Kurma
2. Vertigo Central
Vertigo central disebabkan oleh adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling terdampak akibat penyakit ini adalah otak kecil (cerebellum). Jenis vertigo sentral biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti:
Migrain: Sakit kepala sebelah yang tak tertahankan disertai rasa nyeri dan berdenyut. Migrain sering dialami oleh orang-orang berusia muda.
Multiple sclerosis: Gangguan pada sistem saraf pusat, yaitu otak dan tulang belakang, akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang lapisan pelindung saraf.
Neuroma akustik: Tumor jinak yang tumbuh di dalam saraf penghubung telinga dengan otak (saraf vestibular).
Tumor otak: Sel abnormal yang tumbuh di dalam otak kecil sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh.
Stroke: Kondisi yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah pada otak sehingga menyebabkan kurangnya suplai darah (iskemia) pada otak kecil.
BACA JUGA:Catat! 5 Buah-buahan Ini Diklaim Bisa Redakan Gejala Vertigo, Salah Satunya Kiwi
Faktor Risiko Vertigo
Selain beberapa kondisi medis di atas, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami vertigo adalah sebagai berikut: