BACA JUGA:Selfie Dulu, Tuhan Nanti
Yang sulit bukan menghitung angka.
Yang sulit adalah memahami mengapa angka-angka sebesar itu bisa membuat seseorang masih merasa belum cukup.
Padahal nasi tetap hanya sepiring.
Kopi tetap secangkir.
Bantal tetap satu.
Kasur tetap sepanjang badan.
Tidak ada manusia yang tidur sambil memeluk tujuh koper.
BACA JUGA:Jejak Kaki di Kepala Kerbau
Kalaupun ada, kemungkinan besar bukan karena cinta, melainkan karena takut kehilangan.
Di sinilah tragedi kecil manusia modern.
Kita tidak lagi mengumpulkan harta untuk hidup.
Kadang kita hidup hanya untuk mengumpulkan harta.
Harta yang akhirnya justru memenjarakan pemiliknya.
Rumah menjadi benteng.
Benteng menjadi gudang.