Mirasantika: Kenikmatan yang Menagih Masa Depan

Senin 05-10-2026,07:12 WIB
Oleh: Ahmad Sihabudin

Kita harus membedakan antara 'menolak perilakunya' dan 'membuang manusianya'.

Al-Qur'an memerintahkan manusia untuk menjauhi khamr, tetapi masyarakat tidak boleh kehilangan kasih sayang kepada orang yang telah terjerumus.

Sebab tujuan agama bukan sekadar menunjukkan bahwa seseorang salah.

Tujuan yang lebih tinggi adalah 'mengembalikan manusia kepada jalan yang benar'.

Masa Depan yang Dicuri

Pada akhirnya, barangkali inilah makna terdalam “Mirasantika”.

Yang dicuri oleh miras dan narkotika bukan hanya uang.

Bukan hanya kesehatan.

Bukan hanya kesadaran.

Yang paling mahal adalah *masa depan*.

Seorang anak muda yang kehilangan masa depan tidak dapat membeli kembali usianya dengan uang.

Waktu yang hilang tidak memiliki toko pengganti.

Kesempatan yang lewat tidak selalu datang untuk kedua kalinya.

Karena itu, kalimat “orang kehilangan masa depan” sesungguhnya adalah kalimat yang sangat filosofis.

Ia berbicara tentang hubungan manusia dengan waktu.

Manusia hidup hari ini, tetapi masa depan dibentuk oleh keputusan hari ini.

Satu tegukan mungkin hanya berlangsung beberapa detik.

Kategori :