Bharada E Tunjuk Kuasa Hukum Baru, Deolipa Yumara Peringatkan Bareskrim hingga Kapolri

Bharada E Tunjuk Kuasa Hukum Baru, Deolipa Yumara Peringatkan Bareskrim hingga Kapolri

Deolipa Yumara mantan kuasa hukum Brigadir E yang meminta uang Rp 15 triliun ke Bareskrim Polri, jika tidak diberikan makan akan menggugat Presiden Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. -Ilustras: Syaiful Amri/Disway.id-disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Deolipa Yumara secara mengejutkan sudah tidak lagi menjadi kuasa hukum Bharada E.

Keputusan Deolipa Yumara tidak jadi kuasa hukum Bharada E ini tentu menimbulkan polemik.

Kabar terbaru, Bharada E kini menunjuk Ronny Talapessy sebagai kuasa hukum barunya.

"Benar saya lawyer Bharada E, ditunjuk langsung oleh orangtua dan Bharada E. Sudah dari per tanggal 10 kemarin," ungkap Ronny, Jumat 12 Agustus 2022, dilansir dari PMJ NEWS.

,,,,,,, ,,,,,,,,,,,,,

BACA JUGA:Mantan Kabais TNI Pertanyakan Kinerja Kompolnas Dalam Kasus Brigadir J: Seakan-akan Hanya jadi Corong Polri

Ronny mengungkapkan telah bertemu dengan keluarga Bharada E. 

"Saya bertemu keluarga, sesudah itu sepakat saya akan membantu Bharada E. Akhirnya saya ditunjuk sebagai pengacaranya,”tuturnya.

Setela ditunjuk menjadi lawyer Bharada E, Ronny mengaku sudah mempersiapkan pembelaan. 

BACA JUGA:Sepak Terjang Komjen Ahmad Dofiri, Anggota Timsus Kasus Ferdy Sambo yang Ternyata Lulusan Terbaik Akpol

"Haknya contohnya untuk nanti ke depannya kita rencanakan menghadirkan saksi yang meringankan, saksi ahli,” tuturnya.  

“Kemudian beberapa point yang memang kita ajukan. Tetapi sekarang kita memang fokus di materi penyidikan dulu, kita harapan kita adalah Bharada E mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya, menurut keadilan masyarakat juga," jelasnya menambahkan.

Rony juga menyiapkan strategi untuk dapat membela Bharada E secara maksimal dengan mencari saksi-saksi yang meringankan.

BACA JUGA:Real Madrid Datangkan Cristiano Ronaldo Lagi? Florentino Perez: Udah Tuwir!

“Kalau untuk lainnya kita masih menunggu dari Timsus dan penyidik bekerja dulu sambil melihat perkembangannya, kalau kita dari ini kita akan bekerja maksimal untuk pembelaan seadil-adilnya," paparnya.

Sumber: