Pemkot Jakut Tutup Tanggul Laut, Antisipasi Banjir Rob di Kawasan Penjaringan

Pemkot Jakut Tutup Tanggul Laut, Antisipasi Banjir Rob di Kawasan Penjaringan

Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim meninjau tanggul Muara Baru beberapa waktu lalu-dok humas pemkot jakut-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Ancaman Banjir yang dikabarkan akan melanda warga kawasan pesisir pantai Jakarta Utara, salah satunya Penjaringan membuat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta menutup tanggul laut, Selasa 8 November 2022. 

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menegaskan pihaknya akan saga dan bekerja keras mengantisipasi bencana banjir rob.

BACA JUGA:8 Fakta Rendang Uni Lili asal Solok Selatan, Dikenalkan di Kampus Hingga Ekspor ke AS dan Jepang

BACA JUGA:Pejabat BPOM Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut, Ada Pelanggaran Izin?

Hal ini menyusul soal peringantan dini yang di keluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang katakan bahwa Jakarta akan di landa banjir rob sekitar tanggal 8-14 November 2022.

"Pengurus RT/RW dan stakeholder kami kerahkan untuk bersinergi, bersiap siaga terjadinya rob pada gerhana bulan total ini,” ujar AIi dikonfirmasi wartawan, Selasa 8 November 2022. 

BACA JUGA:Antisipasi Banjir Rob, Warga Penjaringan Mulai Berkemas Pindahkan Barang

BACA JUGA:Shin Tae-yong 'Genjot' Timnas Indonesia U-20 dengan Program Latihan Berat: Ada Latihan 3 Kali dalam Sehari

Ali katakan pihaknya juga menerjunkan petugas gabungan dari unsur tiga pilar yang ditambah dengan personil BPBD DKI yang telah disiagakan di sejumlah titik genangan di pesisir Jakarta Utara.

Pemkot Jakarta Utara kemudian menutup tanggul laut serta siagakan ratusan karung berisi pasir yang berguna untuk tanggul sementara penahan air banjir rob agar tidak masuk ke daratan seperti di Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan.

BACA JUGA:Intip 5 Brand Fashion Lokal Indonesia yang Mendunia, Kamu Sudah Punya?

BACA JUGA:Terungkap! Video Mesum Kebaya Merah Ternyata Pesanan Seseorang, Pemeran Dibayar Segini

Disisi lain Ali jua katakan pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada warga untuk ikut dalam bersiaga menanggapi bena canda banjir yang di kabarkan akan segera tiba. 

"Termasuk menyiagakan sejumlah mesin pompa untuk percepatan mengembalikan genangan ke laut saat rob terpantau surut, Masyarakat sudah kami sosialisasikan untuk waspada, begitu pun kesiapsiagaan sinergitas petugas, sarana dan prasarana, termasuk posko sudah kami siapkan," jelasnya. 

Sumber: