Seniman Tato yang Bayar Kos-kosan, Eh Dipakai Pacarnya Selingkuh 'Enak-enakan' dengan Pria Lain, Gimana Gak Nyesek!

Seniman Tato yang Bayar Kos-kosan, Eh Dipakai Pacarnya Selingkuh 'Enak-enakan' dengan Pria Lain, Gimana Gak Nyesek!

Kasus hubungan inses ibu dan anak di Bukittinggi membuat geger. Apa penyebabnya?-Foto/Dok/Andrew-

JAKARTA, DISWAY.ID - Kisah seniman tato di Fatmawati, Jakarta Selatan, yang pergoki pacarnya selingkuh begitu memilukan.

Saat itu, Minggu, 18 Juni 2023 sekitar pukul 07.00 WIB, EP (29) sang seniman tato mengunjungi kos-kosan yang dihuni oleh pacarnya.

Tak disangka, saat tiba di kos-kosan yang dibayari EP setiap bulan, tanpa sengaja memergoki pacarnya tengah berdua dengan pria lain.

BACA JUGA:Libur Idul Adha, Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan

Kata Kapolsek Cilandak Kompol Wajid Key, seniman tato seketika naik pitam. Dia emosi alias marah banget.

Tanpa pikir panjang, EP lalu melakukan hal yang tak diduga, mengolesi wajah pacarnya dengan tinjanya sendiri.

"Pelaku sakit hati karena melihat korban tengah mendua. EP akhirnya mengolesi wajah korban dengan kotorannya sendiri," ujar Wahid Key dalam keterangnnya dikonfirmasi, Jumat 23 Juni 2023.

Wahid menjelaskan, pelaku tak hanya kesal karena prilaku pacarnya yang sudah kepergok selingkuh.

BACA JUGA:Pergoki Pria Lain di Kamar, Seniman Tato Naik Pitam, Wajah Kekasih Diolesi Tinja

Seniman tato itu merasa perjuangannya sudah dikhianati lantaran kos-kosan yang dihuni pacarnya, dia yang membayar.

Wahid menyebut, selama berbulan-bulan pacarnya sedikit pun tak membantunya untuk membayar kos-kosan.

Ngenesnya lagi, pelaku juga yang setiap hari bolak-balik mengantarkan pacarnya pergi bekerja.

Saking marahnya, pelaku juga melaukan kekerasan fisik terhadap pacarnya.

BACA JUGA: Ramaikan Jakarta Fair 2023, Suzuki Pamerkan Produk Unggulannya di Hari Perayaan DKI Jakarta

"Pelaku selama ini membiayai biaya kosan bulanan dan mengantar jemput pacarnya ke tempat kerja. Jadi dia emosi saat melihat peristiwa itu, pacarnya dipukul dan diolesi kotornya," ujarnya.

Hingga kini Wahid mengatakan, kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan mempelajari untuk mencari tahu tindak pidana dalam kasus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: