Wildan Vixmo

Wildan Vixmo

Dahlan Iskan berbincang dengan Wildan (kaus merah) dan timnya di workshop Vixmo di Wiyung, Surabaya.-Harian Disway-Harian Disway

SEBUAH mobil muter-muter di luar stadion Gelora Bung Tomo (GBK). Di atas mobil itu terlihat peralatan tidak lazim. Sekilas seperti mobil untuk riset cuaca.

Sejumlah Bonek duduk mengitari komputer. Mereka adalah Bonek istimewa: perancang mobil listrik tanpa kemudi.

Peralatan yang di atas mobil tersebut adalah kamera. Jumlahnya delapan. Arahnya ke delapan penjuru angin.

Hari itu adalah kali ketujuh mereka melakukan uji coba: mengelilingi jalan di luar stadion tanpa pengemudi di dalam mobil. 

Ketua tim itu adalah Wildan Vixmo. Asli Surabaya. Bapaknya Madura, ibunya Madura: dari Kalianget di ujung timur pulau itu.

Saya menemui Wildan Selasa siang kemarin. Di workshop-nya yang baru.

Ia baru membeli tanah di bilangan Wiyung, Surabaya Barat. Ia bangun seperti gudang besar. Ia sekat sebagiannya untuk kantor. Juga untuk ruang kerja bagi anak-anak muda yang mengembangkan software. Komputer-komputer layar lebar dan rangkaian elektronik memenuhi ruang itu.

Mereka umumnya lulusan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Wildan sendiri lulusan PENS. Jurusan IT. Ia yang paling senior di tim 45 anak muda itu. Sebentar lagi ia ultah ke-36.

Begitu lulus PENS, Wildan bekerja di perusahaan telekomunikasi. Tugasnya di lapangan. Naik turun panjat tower. Pun di waktu hujan.

Kebetulan, katanya, ia juga menyenangi utak-atik hardware. Ia bukan tipe orang software yang hanya di ruang komputer. Apa pun ia tangani. Luar. Dalam. Tinggi. Rendah. Ringan. Berat. Bersih. Kotor.

Wildan pun menguasai lapangan. Khususnya di dunia per-tower-an. Ia mengenal semua tower di wilayah kerjanya. Semuanya. Detail-detailnya. Termasuk karakteristiknya.

Lalu Wildan memikirkan apa saja kelemahan di dunia tower telekomunikasi. Bagaimana mengatasinya. Sistem apa yang sebaiknya dilakukan. Agar ketika  pemeliharaan tidak lagi sulit. Termasuk pemeliharaan sistemnya.

Wildan menjadi ahli tower yang berbeda. Bukan jenis yang bisa mendapat uang Rp 8 triliun dengan mudah itu –bahkan tanpa punya keahlian.

Wildan kerja keras. Pakai tenaga. Pakai keringat. Pakai otak. Dengan risiko cacat sampai kehilangan nyawa. 

Tapi nilai keinginan maju Wildan melebihi 8 triliun Sus –skala untuk mengukur kadar semangat seseorang, entah siapa yang menemukan istilah itu.

Setelah malang-melintang di langit tower Wildan berhenti sebagai karyawan.

Ia mendirikan perusahaan. Nama perusahaannya: Vixmo. Singkatan dari Vision X Mobility.

Usaha Vixmo adalah jasa perawatan dan apa pun yang terkait dengan tower telekomunikasi.

Modalnya: "Saya punya data semua aset perusahaan telekomunikasi". Data yang detail. Fisik, sistem, dan karakteristiknya.

Vixmo lantas menawarkan kapasitasnya itu ke perusahaan Telkom.

Berhasil.

Jadilah Wildan pengusaha bidang jasa telekomunikasi. Posisinya kuat sekali. Mana ada perusahaan sejenis yang punya aset seperti Vixmo. Jadilah.

Maka anak muda Wildan menjadi pengusaha sukses: lewat otot, otak, dan keringatnya.

Wildan pun punya uang untuk merintis mimpi berikutnya. Yakni mimpi yang lebih terkait dengan filsafat di balik nama Vixmo: membuat mobil listrik tanpa kemudi.

Vixmo: ketika penglihatan bertemu dengan transportasi. Lewat AI (artificial intelligent). Itulah sebabnya nama lengkap Vixmo adalah: PT Vixmo Transportasi Cerdas.

"Apakah tidak merasa sudah ketinggalan dengan negara lain?"

"Dunia ini terlalu luas. Akan selalu ada ruang untuk apa saja," ujar Wildan.

Sudah empat tahun Wildan merintis mobil listrik itu. Sejak 2019.

Ia memulai dengan membangun tim. Tidak mudah membangun tim. Perlu waktu panjang. Tim ideal itu, katanya, kini sudah terbentuk. Solid. 45 orang. Maka mulailah Wildan mewujudkannya.

Sambil merintis mimpi utamanya itu Wildan mengerjakan modifikasi mobil bensin menjadi mobil listrik.

Ia sudah berhasil mengubah mobil Proton Savvy menjadi mobil listrik. Ia membeli Proton bekas Rp 38 juta. Di Tangerang. Proton jenis ini memang hanya banyak di Jabar dan Sumatra.

Kini tim Vixmo juga lagi mengerjakan modifikasi Mitsubishi double cabin. Itu atas permintaan pengusaha tambang. Mobil itu sudah dipersiapkan di bengkel barunya. Motornya juga sudah ada: 60 kv. Baterainya juga sudah dirakit: 350 ampere. Cocok untuk medan tambang.

"Kalau pemiliknya puas, semua mobil tambangnya akan diserahkan kepada Vixmo," ujar Wildan. "Untuk kami modifikasi menjadi mobil listrik," tambahnya. Itu berarti ratusan mobil sudah menanti prestasinya.

Bagi perusahaan tambang, itu penting. Terutama yang sudah go public. Mereka bisa membungkus tambang kotornya dengan mobil bersihnya.

Bukan hanya mobil tambang. Di situ saya lihat juga Mercy tua. Masih bagus. Pemilik Mercy itu juga minta agar Wildan mengubahnya jadi mobil listrik.

Saya ingin diajak saat diadakan uji coba ke-8 mobil tanpa kemudi Vixmo.

Ingin melihat saja. Toh saya tidak bisa ikut membantu.

Kemarin saya hanya melihat videonya. Yakni ketika Vixmo memutar di jalan lingkaran luar stadion. Berhasil satu putaran. Tanpa insiden. Padahal baru menggunakan satu dari 8 kamera yang terpasang.

Tentu masih jauh dari sempurna. Wildan akan terus melakukan penyempurnaan. Terutama menghadapi banyaknya jalan khas Indonesia. Tanpa garis putih. Atau garisnya sudah pudar.

Vixmo tidak dirancang membaca garis putih. "Empat bulan lagi akan lebih sempurna," kata Wildan. Tentu siang malam Wildan terus bergelut dengan mimpinya itu.

Saya terkesan dengan antusiasme Wildan. Juga ketelatenannya membina anak-anak yang jauh lebih muda.

Mereka seperti anak-anak Wildan sendiri. Toh Wildan memang belum punya anak. Bahkan pasangan hidup. Wildan rupanya asyik pacaran terus: dengan mimpi besarnya. (Dahlan Iskan)

Podcast terbaru Dahlan Iskan

 

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Edisi 14 Juli 2023: Blast Furnace

Mbah Mars

EMBOEN PAGI Tidak ada harga atas waktu. Tetapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya. Tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan. --- Buya Hamka---

 

Leong Putu

Hahahaha.... Gak terasa kita ngumpul di CHD ini hampir 5 tahun. Sudah seperti bermasyarakat kita ini. Jadi saling sapa itu menyadi hal yang indah....

 

imau compo

Emboen tahunan, adalah pengembunan yg terjadi setelah bertahun-tahun. Logam panas itu akhirnya mengemboen karena pabrik pencetakannya tidak kelar-kelar.. Beda dengan teh panas yg saya bawa dari mesjid suguhan buka bersama kemarin. Teh ini saya icip-icip saja, tapi juga harus terhindar dari mubazir. Setelah dingin saya masukkan kulkas, diirit minumnya kadang sampai tiga hari. Ada aroma optimis utk mantan direktur Bujang, dia tidak menerima keuntungan dari korupsi yg dituduhkan. Pengadilan BTS terbaru menunjukkan uang yg direncanakan utk dikorupsi dikembalikan ke negara (1,8 juta dolar?), tanpa diketahui pelakunya, gak usah dikejar biarkan dia bebas utk yurisprudensi Pak Bujang nanti, mungkin di tingkat kasasi atau lebih rendah. Mudah-mudahan Pak Bujang, memang bangun negara tidak cukup pintar tetapi harus juga pintar-pintar membawa diri. 

 

thamrindahlan

Kalau Tuan wisata ria ke Singapura/ Lewat Batam terasa lebih mudah/ Hukuman dunia hanya sementara/ Uda Fazwar Bujang janganlah pasrah/ Salamsalaman.

 

Gianto Kwee

Saya pernah hafal lagu ini ! "Single Girl " Sandy Posey, Lagu bagus untuk para gadis yang masih lajang, Bait terakhir yang menarik, I'm a single girl, all alone in a great big town I'm a single girl, I get so tired of love lettin' me down But There's a man I've yet to know Waitin' somewhere I've yet to go Some day I'll have a sweet lovin' man to lean on Sahabatku seorang gadis, suka lagu ini dan dia dapat jodoh di usia 36 tahun, 

 

Liáng - βιολί ζήτα

selingan "Sad Movies (Make Me Cry)" - Sue Thompson. Lagu Sad Movie ditulis oleh John D. Loudermilk - dinyanyikan oleh Sue Thompson - dirilis sebagai single pada tahun 1961 - kemudian pada tahun berikutnya (1962) lagu Sad Movie muncul dalam album : Meet Sue Thompson, yang diproduksi oleh Hickory Records. Lagu Sad Movie ini cukup lama bertahan sebagai hits, bahkan lintas generasi. Meskipun Sue Thompson berusia 30-an ketika merekam lagu Sad Movie - "gaya bernyanyi dan suaranya yang terdengar muda" menarik perhatian bagi Generasi Baby Boomer di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Generasi Baby Boomer adalah generasi yang lahir antara tahun 1946 hingga tahun 1964. Mengapa dinamakan Generasi Baby Boomer ?? Pada periode tersebut, setelah berakhirnya Perang Dunia II, angka kelahiran bayi sangat tinggi seperti "boom" di berbagai negara. Konon di Amerika Serikat saja, dalam kurun waktu tersebut ada 76,4 juta kelahiran dan membentuk hampir 40 persen dari populasi negara. [1].

 

Jimmy Marta

Benar pak Jo. Kalau mau mbaca yg sering dishare di grup2 wa, bisa bikin emosi. Tp sy gk gemar dg video share2 an kek gitu. Ada yg share, bc teksnya aja langsung delet. Hitung tuk jga hati dan pikiran tetap positif. Btw ada juga eks pejabat yg sangat merakyat dan menjadi tokoh panutan dilingkungan. Tempat bertanya dan berberita..

 

Udin Salemo

@koh LT Zaman dahulu tak semua rakyat Minangkabau bisa makan rendang. Karena sulit untuk beli daging sapi dan daging kerbau. Sulit tersebab miskin. Contoh, diri saya sendiri. Waktu kecil saya makan rendang hanya dua kali dalam setahun. Waktu hari raya idul fitri dan hari raya idul adha. Bagi selera yang sensisitif rasa rendang dari daging sapi dan daging kerbau berbeda. Kalau bagi saya sama saja: sama-sama enak :) Enak tidak enaknya rendang tergantung siapa juru masaknya. Kalau tukang masak rendangnya kw, -apalagi kw-9- dijamin rendang buatan dia tak enak. Rendang itu adalah hasil dari memasak bahan pilihan, bumbu pilihan, berilmu dan kesabaran. Rendang ori itu dimasak berjam-jam lamanya. Kalau rendang kw cukup dimasak dalam waktu kurang dari satu jam. Kenapa banyak orang Minang zaman dulu hebat? Itu pasti karena memang dilahirkan dan berasal dari keluarga yang hebat. Silahkan koh LT googling siapa bapak ibu orang hebat itu. Seperti kata Bp. Eka Tjipta Widjaja pendiri sinarmas grup, "harimau tidak akan melahirkan anak kambing." Zaman sekarang banyak anak kambing yang ngaku-ngaku keturunan harimau, wkwkwkwk.....

 

Liam Then

Tak pernah rasa rendang kerbau. Saya menduga masakan rendang itu pada awalnya hanya dipakai bahan daging kerbau yang sifatnya lebih keras dan kenyal. Karenanya butuh pengolahan spesial dengan rempah-rempah, dan dimasak dengan waktu yang cukup lama. Ah ntah kapan saya bisa merasakan rendang asli Minang yang pakai daging kerbau.

 

Liam Then

Waktu kecil saya pernah merasakan musim sunat, semuanya disunat ,teman-teman saya maksudnya. Saya ngga. Akibatnya sering kejepit relesleting, sensasinya sungguh tak terlupakan.

 

Iqbal Safirul Barqi

Baru sadar, perkara perdata jika menyangkut milik negara, bisa jadi pidana. Padahal kalo ada kasus yang sama, tapi pihak yang terlibat adalah swasta, urusannya perdata saja. 

 

Leong Putu

Tentu harus dilihat lagi : apakah kesalahan itu karena "Kebodohan", Tulis Pak Bos. Tak ada gading yang tak retak, kata pepatah. Bahkan orang pintar pun terkadang melakukan "kebodohan". Dan sering kali, kebodohan seseorang merupakan berkah bagi sebagian orang lainnya. Eheeeeeem...kek istri saya. Saya akui dia puinteeeeer. Dalam hal controling, jago. Urusan cari duit, jangan jangan diragukan. Nomere uno. Tapi, ya itu tadi. Orang pintar pun terkadang melakukan "kebodohan". Saat jatuh cinta, dia melakukan "kebodohan" fatal. Dia memilih saya jadi suaminya. .... #saya jangan dilaporkan. Pleasee.

 

Leong Putu

Duduk tertegun di atas sofa / 

Pikiran melayang ingat dirimu / 

Entah lah harus buat pantun apa / 

Saya sadar bukan orang berilmu / 

...... 365_mantun 137++

 

Er Gham

Menjadi terdakwa, tapi tidak ada dana masuk ke rekening, untuk memperkaya diri. Tapi dianggap merugikan negara kebijakan atau keputusan manajemen. Wah ini berita unik. Berarti proyek proyek sekarang yang selesai tapi tidak berguna, dan telah merugikan negara, bisa dong dijadikan kasus korupsi. Walau tidak ada aliran dana korupsi. Bukan begitu? Atau saya keliru analisanya. 

 

imau compo

KS dibangun dengan visi yg sangat futuristik oleh Bung Karno thn 1960. Sayang, kondisi politik waktu itu menjadi kendala. Pembangunannya dilanjutkan setelah era orde baru. Saya sempat dengar obrolan kesalahan pengambilan teknologi pada awal pembangunannya terkait dengan furnace ini, lebih umum pemilihan proses industrinya. Entahlah, saya gak paham teknik kimia khususnya industri logam. Lagi pula, itu saya dengar di kantin K-Posco sekitar 2011, meskipun yg ngobrol senior manager. Disayangkan, secara engineering KS tidak pernah mengalami improvement pada teknologinya sejak awal pembangunannya padahal KS pernah punya keuntungan tahunan giga bahkan tera. Mungkin disebabkan, sejak dulu, memang stadion-stadion di tanah air tidak approved FIFA sehingga mengganggu konsentrasi meneg BUMN-nya atau menteri keuangan. Pak Bujang sdh berusaha.... 

 

Echa Yeni

Barusan kpikiran,apakah kira" fundamental(fiuhh..kata" apa ini) kehidupan bermasyarakat qita telah/sudah dirusak dg warisan kompeni landa dg "politik balas budi"nya.trus jadi kkn nitip proyek jabatan anak keponakan dll dsb. Gk tau juga sih,sdh bnyak lupa pelajaran sejarah di schol ah.jasmerah,lupa ngembalikan di+ Me(lupakan seja)Rah. Jadi dobel lupa. #nggremeng ngemeng dw=67/Gj

 

Agus Suryono

ADA YANG PERNAH NGAJAK BISNIS "BESI TUA".. Ini bukan "baja" ya. Tapi "besi tua". Suatu saat di sekitar awal tahun 2000an, ada seseorang menawari saya, kerjasama bisnis besi tua.. Katanya, kita bisa mengumpulkan/membeli beli besi tua dengan harga Rp 2 ribu perkilo. Melalui "bisnis rosok" atau "rongsokan". Sedang kita bisa menjualnya ke pabrik, seharga Rp 7 ribu. Penawaran dilengkapi dengan itungan perkiraan keuntungan per bulan, tahun dstnya. ###Saat itu sebenarnya saya tertarik. Tapi ragu dengan "lokasi", krn bisa menjadi terkesan "kumuh". Gak bakat. He he.. Padahal kayaknya OK..

 

Liam Then

Sebenarnya jika tidak ditemukan bukti memperkaya diri sendiri, otomatis bebas demi hukum. Meskipun dianggap merugikan negara, tapi ini adalah bisnis, usaha. Dalam hal bisnis usaha, kerugian karena keputusan yang salah adalah hal yang biasa. Jika runut pemikiran seperti ini yang kita pakai, kita bisa ketemu pangkal akar masalahnya. Berbisnis tidak hanya sekadar punya tempat, punya pabrik, barang ada tinggal jual. Bisnis dagang adalah seni tersendiri. Kalau boleh diandaikan, berdagang itu mirip-mirip maen catur, yang butuh langkah antisipasi, rencana, proyeksi, dan target. Pemerintah butuh seleksi dengan ketat, eksekutif BUMN, waktu sangat berharga, satu tahun kita tak maju, tak untung, satu tahun tambahan kita jadi tertinggal oleh orang. Semoga semua BUMN bisa dikelola dengan baik, menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber:

Komentar: 227

  • Pembaca Setia
    Pembaca Setia
  • Kang Sabarikhlas
    Kang Sabarikhlas
    • Kang Sabarikhlas
      Kang Sabarikhlas
  • Otong Sutisna
    Otong Sutisna
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
  • Jimmy Marta
    Jimmy Marta
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Jimmy Marta
    Jimmy Marta
  • Jimmy Marta
    Jimmy Marta
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Otong Sutisna
    Otong Sutisna
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Agus Suryono
      Agus Suryono
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Otong Sutisna
    Otong Sutisna
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
  • Kang Sabarikhlas
    Kang Sabarikhlas
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
    • Legeg Sunda
      Legeg Sunda
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • imau compo
    imau compo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
  • imau compo
    imau compo
  • Komentator Spesialis
    Komentator Spesialis
  • Komentator Spesialis
    Komentator Spesialis
    • Yellow Bean
      Yellow Bean
  • Komentator Spesialis
    Komentator Spesialis
  • Komentator Spesialis
    Komentator Spesialis
  • Komentator Spesialis
    Komentator Spesialis
  • Komentator Spesialis
    Komentator Spesialis
    • KEY
      KEY
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • KEY
      KEY
  • Beny Arifin
    Beny Arifin
    • imau compo
      imau compo
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
    • imau compo
      imau compo
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
  • Udin Salemo
    Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Beny Arifin
    Beny Arifin
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Beny Arifin
      Beny Arifin
    • imau compo
      imau compo
  • imau compo
    imau compo
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
  • Liam Then
    Liam Then
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
  • Liam Then
    Liam Then
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
    • Liam Then
      Liam Then
    • imau compo
      imau compo
  • Siti Mardiyyah
    Siti Mardiyyah
  • Echa Yeni
    Echa Yeni
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • siti asrifah
    siti asrifah
  • siti asrifah
    siti asrifah
  • rid kc
    rid kc
  • Aidah Hadyu Makhillah
    Aidah Hadyu Makhillah
  • thamrindahlan
    thamrindahlan
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
  • Adinda Rahmatillah
    Adinda Rahmatillah
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Liam Then
      Liam Then
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • imau compo
      imau compo
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
    • Amat K.
      Amat K.
    • Liam Then
      Liam Then
    • imau compo
      imau compo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • imau compo
      imau compo
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Agus Suryono
    Agus Suryono
    • Agus Suryono
      Agus Suryono
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • imau compo
      imau compo
    • imau compo
      imau compo
  • Mohamad Anshori
    Mohamad Anshori
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • imau compo
      imau compo
  • AnalisAsalAsalan
    AnalisAsalAsalan
    • AnalisAsalAsalan
      AnalisAsalAsalan
    • Liam Then
      Liam Then
  • Gianto Kwee
    Gianto Kwee
    • Gianto Kwee
      Gianto Kwee
    • Gianto Kwee
      Gianto Kwee
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • Liam Then
      Liam Then
  • Fiona Handoko
    Fiona Handoko
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • Liam Then
      Liam Then
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Amat K.
      Amat K.
    • Liam Then
      Liam Then
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Komentator Spesialis
      Komentator Spesialis
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
  • Jimmy Marta
    Jimmy Marta
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • imau compo
      imau compo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Liam Then
      Liam Then
  • Liáng - βιολί ζήτα
    Liáng - βιολί ζήτα
    • Mukidi Teguh
      Mukidi Teguh
    • Liáng - βιολί ζήτα
      Liáng - βιολί ζήτα
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Liáng - βιολί ζήτα
      Liáng - βιολί ζήτα
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • AnalisAsalAsalan
      AnalisAsalAsalan
    • AnalisAsalAsalan
      AnalisAsalAsalan
    • Liáng - βιολί ζήτα
      Liáng - βιολί ζήτα
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Liam Then
      Liam Then
  • imau compo
    imau compo
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • Mukidi Teguh
      Mukidi Teguh
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Liam Then
      Liam Then
  • Mukidi Teguh
    Mukidi Teguh
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • MULIYANTO KRISTA
    MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Jimmy Marta
      Jimmy Marta
  • Yellow Bean
    Yellow Bean
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Yellow Bean
      Yellow Bean
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Yellow Bean
      Yellow Bean
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • doni wj
    doni wj
  • Legeg Sunda
    Legeg Sunda
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • hikends
    hikends
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • Yellow Bean
      Yellow Bean
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Mundir Ansori Al Fauroni
    Mundir Ansori Al Fauroni
  • alasroban
    alasroban
    • alasroban
      alasroban
  • Echa Yeni
    Echa Yeni
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • Echa Yeni
    Echa Yeni
  • Kang Sabarikhlas
    Kang Sabarikhlas
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
    • Azza Lutfi
      Azza Lutfi
  • imau compo
    imau compo
    • Kang Sabarikhlas
      Kang Sabarikhlas
  • mzarifin umarzain
    mzarifin umarzain
    • mzarifin umarzain
      mzarifin umarzain
    • mzarifin umarzain
      mzarifin umarzain
  • MULIYANTO KRISTA
    MULIYANTO KRISTA
    • imau compo
      imau compo
    • Mbah Mars
      Mbah Mars
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Otong Sutisna
      Otong Sutisna