Gawat! Jepang Bersiap Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Samudera Pasifik Masuk Tahap Akhir, Tiongkok Bereaksi Keras

Gawat! Jepang Bersiap Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Samudera Pasifik Masuk Tahap Akhir, Tiongkok Bereaksi Keras

Jepang tengah melakukan persiapan untuk membuang limbah nuklir Fukushima ke Samudera Pasifik pada hari Kamis, 24 Agustus 2023-Foto/TEPCO-

FUKUSHIMA, DISWAY.ID -- Jepang akan segera membuang limbah nuklir dari pembangkit listrik FUKUSHIMA yang sudah lama terbengkalai. 

Persiapan terakhir pun sedang dilakukan pada Rabu 23 Agustus 2023, sehari sebelum jadwal pembuangan ke Samudera Pasifik, kata operatornya.

Sebelumnya, Jepang telah mengumumkan pada hari Selasa bahwa pembuangan limbah akan dilakukan pada hari Kamis.

BACA JUGA:Badai dan Hujan Lebat Terjang Mekkah, Sekolah Diliburkan

Hal ini memicu kemarahan dari Tiongkok dan larangan sebagian impor makanan laut Jepang oleh Hong Kong dan Makau.

Operator pabrik, TEPCO, mengatakan bahwa pada Selasa malam, satu meter kubik air limbah telah diencerkan dengan sekitar 1.200 meter kubik air laut dan sudah diposisikan berada dalam pipa.


Skema pelepasan limbah nuklir Fukushima yang akan dibuang Jepang ke Samudera Pasifik. Tiongkok marah besar-Foto/TEPCO-

Air ini akan diuji dahulu dan kemudian mulai hari Kamis akan dilepaskan ke Samudra Pasifik, kata TEPCO dalam sebuah pernyataan.

Laporan media mengatakan operasi akan dimulai sekitar pukul 13.00 (04.00 GMT).

BACA JUGA:Dramatis! Detik-detik Penyelematan Enam Anak Sekolah yang Tersangkut di Gondola, Butuh 15 Jam untuk Evakuasi!

Sementara itu nelayan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi khawatir bahwa pelepasan air limbah yang telah diolah dari lokasi tersebut akan membuat konsumen menghindari ikan tangkapan mereka, sehingga dapat mempengaruhi mata pencaharian mereka. 

Pelepasan limbah ini juga sudah mendapat persetujuan dari PBB - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) - yang pelepasannya akan mereka hadiri. 

Sebelumnya Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima-Daiichi hancur akibat gempa bumi besar dan tsunami yang menewaskan sekitar 18.000 orang pada bulan Maret 2011, menyebabkan tiga reaktornya hancur.

BACA JUGA:Usung Spirit Bandung, Indonesia - Tanzania Perkuat Kerjasama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: