Jorge Martin: Kemenangan MotoGP Portugal 'Extraordinary' di Trek, Saya Hampir Kehilangan Segalanya

Jorge Martin: Kemenangan MotoGP Portugal 'Extraordinary' di Trek,  Saya Hampir Kehilangan Segalanya

Jorge Martin: Kemenangan MotoGP Portugal 'Extraordinary' di Trek-89jorgemartin/Instagram-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pembalap Pramac Ducati Jorge Martin mengatakan, kemenangannya di MotoGP Portugal sungguh 'Extraordinary', karena terjadi di trek di mana  hampir kehilangan segalanya dalam sebuah kecelakaan pada tahun 2021.

Runner-up kejuaraan 2023 itu tampil terkendali Minggu lalu di Portugal untuk mencetak kemenangan MotoGP pertamanya, sejak MotoGP Thailand tahun lalu.

Dengan mantan pemimpin kejuaraan Francesco Bagnaia tersingkir dalam perselisihan kontroversial dengan Marc Marquez , Martin kini memimpin klasemen dengan 18 poin.

BACA JUGA:Usai Ditabrak, Marc Marquez ke Pecco Bagnaia: Mau Agresif Harusnya Tahu Momen

BACA JUGA:Marc Marquez Ungkap Kondisi Terkini Usai Ditabrak, Aksi Pecco Bagnaia Dinilai Konyol

Martin mengatakan mempertahankan keunggulan yang ia ambil dari posisi ketiga di grid di Tikungan 3 pada lap pembuka adalah “kunci” kemenangan yang terbukti cukup emosional bagi pembalap Spanyol itu.

Pada tahun rookie-nya pada tahun 2021, ia mengalami insiden kekerasan saat latihan di Tikungan 7 di trek Algarve di mana ia mengalami beberapa patah tulang yang hampir membatasi karirnya.

“ Saya pikir konsistensi ini adalah hal yang paling penting dan hari ini kuncinya adalah start,” kata Martin kepada After the Flag MotoGP.

“ Saya benar-benar berkomitmen untuk memimpin di tikungan pertama dan kemudian saya mencoba menutup banyak hal di tikungan ketiga karena saya tahu itu adalah kunci kemenangan saya.

BACA JUGA:FIM Stewards Nyatakan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Tidak Bersalah, Soal Insiden Senggolan di MotoGP Portugal

BACA JUGA:Mantan Bintang MotoGP Tuding Pecco Bagnaia Biang Kerok Marc Marquez Ikut Jatuh: Harusnya Bisa Dihindari!

Martin menambakan, bahwa dirinya mencoba untuk mengatur sedikit pada awal, mengambil dua, tiga persepuluh untuk mempertahankan keunggulan.

“ Dan begitu saya mulai menekan, saya tidak melihat siapa pun, mereka tidak mampu menutup celah itu. Begitu menutup sedikit, saya menariknya lagi. Jadi, itu adalah hari Minggu yang sangat matang, kemenangan yang matang,” ucapnya.

Martin mengaku sangat senang dan bangga dengan tim dan pekerjaan yang kami lakukan, Ducati baru lebih baik di hari Minggu dibandingkan hari Sabtu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: