Sering Dilanda Banjir Rob, Warga Muara Angke Malah Ogah Dipindah ke Rusun
Sering Dilanda Banjir Rob, Warga Muara Angke Malah Ogah Dipindah ke Rusun-Disway/Cahyono-
Warya pun meminta agar pemerintah mempercepat pembangunan tanggul di pesisir laut kawasan Muara Angke.
BACA JUGA:Pemprov DKI Jakarta Sigap Tangani Banjir Rob, Fokus Salurkan Bantuan di Marunda Pulo dan Pluit
BACA JUGA:Begini Cara Pemprov DKI Tangani Banjir Rob di Kawasan Pesisir Utara
"Ya harapannya sih pengen segera ditangani supaya robnya nggak masuk (dibikin tanggul) Iya," kata Warya.
Warya mengatakan, untuk hari ini, banjir rob di wilayah RT06 sudah surut. Namun, di Jalan Muara Angke menuju pelabuhan, banjir Rob masih menggenang hingga setinggi perut orang dewasa.
Menururnya, banjir Rob akan surut pada malam hari. Namun esok paginya, air laut kembali pasang hingga menggenangi permukiman warga.
"Jadi sore sudah mulai surut. Tapi untuk di jalan itu sampai malam (baru surut). Kalau hari ini jam setengah 9 itu sudah naik (air laut)" terangnya.
BACA JUGA:Banjir Rob Genangi Jalur Rel Jakarta Kota-Tanjung Priok, 19 Perjalanan KRL Dibatalkan
BACA JUGA:Lebih dari Seribu Rumah Warga Desa Hurip Kabupaten Bekasi Terendam Banjir Rob
Untuk kebutuhan makan warga yang terdampak banjir Rob, mengandalkan bantuan dari pemerintah.
"Ini barusan saya juga ngambil bantuan nasi buat bagi-bagi ke warga," pungkasnya.
Pantauan Disway.id, sekira pukul 14.00 WIB, banjir Rob masih menggenangi Jalan Muara Angke yang mengarah ke area pelabuhan.
Banjir Rob yang menggenang di Jalan Muara Angke mencapai ketinggian 50 Cm.
Sejumlah petugas BPBD DKI Jakarta tampak bersiaga dengan perahu karet untuk mengevakuasi warga.
Terlihat sejumlah warga menenteng kotak makanan bantuan dari pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: