SPMB 2025 Beda Lho Sama PPDB Zonasi, Calon Siswa Jalur Domisili Bisa Daftar Sekolah Lintas Provinsi

Konferensi pers pertemuan Mendikdasmen Abdul Mu'ti dengan Mendagri Tito Karnavian --Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Siswa jalur domisili bisa mendaftar sekolah lintas provinsi di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengumumkan bahwa jalur zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan digantikan dengan jalur domisili pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Penggantian nama dan skema ini, menurutnya, sebagai upaya memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak indonesia.
"Ada beberapa kelemahan dari sistem lama yang perlu kita perbaiki solusinya, yang sudah baik kita pertahankan," kata Mu'ti kepada awak media di Jakarta, 30 Januari 2025.
BACA JUGA:Simak 6 Perbedaan SPMB dan PPDB, Bukan Sekadar Ganti Nama
Beda SPMB dan PPDB Zonasi
Sebelumnya pada jalur zonasi, penerimaan calon siswa didasarkan pada kedekatan tempat tinggal dengan sekolah yang berada di satu wilayah terdekat, seperti RT/RW/kelurahan.
Sedangkan pada jalur domisili terbaru, siswa bisa masuk ke sekolah yang berada dekat dengan tempat tinggal meski berbeda kota dan provinsi.
"(Calon murid) yang tinggal di kabupaten yang berbatas dengan provinsi lain itu memang sangat dimungkinkan dan sudah kami buat skema-skemanya bagaimana akomodasi dari domisili yang mungkin lintas kabupaten, tapi juga ada yang lintas provinsi," ungkap Mu'ti usai pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, 31 Januari 2025.
BACA JUGA:Mengenal SPMB Domisili Pengganti PPDB Zonasi, Ini Perbedaannya
1. Skema SPMB Domisili Jenjang SD
Lebih lanjut dijelaskannya, tidak ada perubahan skema pada jenjang SD karena menurutnya sebaran SD negeri sudah merata serta tidak terdapat masalah yang berarti selama penerapan PPDB zonasi di lapangan.
BACA JUGA:Prabowo Setuju Wajah Baru PPDB Diganti SPMB, Permendikdasmen Segera Terbit
2. Skema SPMB Domisili Jenjang SMP
Sementara untuk jenjang SMP, pihaknya menemukan rata-rata jumlah siswa yang bersekolah dekat rumah (kelurahan/desa yang sama atau bersebelahan) periode 2017-2023 sebesar 30-50 persen.
Selain itu juga terdapat pemda yang membangun sekolah secara terpusat di area tertentu.
Oleh karena itu, "SMP yang berubah persentase masing-masing jalur. Jadi jalur (SPMB) kan ada empat, domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi."
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: