Datangi Istana, Muzani Bahas HUT Gerindra hingga Kajian Tata Negara MPR ke Prabowo

Datangi Istana, Muzani Bahas HUT Gerindra hingga Kajian Tata Negara MPR ke Prabowo

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut bahwa gagasan koalisi permanen di dunia politik bukan hal baru. Ia menegaskan wacana Presiden Prabowo Subianto itu sangat Genuine.-Disway.id/Anisha Aprilia-

JAKARTA, DISWAY.ID - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambangi Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Senin, 3 Februari 2025.

Muzani mengaku pertemuan ini akan membahas perayaan HUT Partai Gerindra ke-17 yang akan jatuh pada 6 Februari 2025 mendatang.

BACA JUGA:Instruksi Prabowo, Anggaran Pemda untuk MBG Difokuskan Perbaikan Sekolah Saja

BACA JUGA:Demo Dosen ASN Tuntut Pencairan Tukin ke Prabowo, ADAKSI: Tak Pernah Digubris Mendiktisaintek!

"Kami tadi mengingatkan, menyampaikan ke beliau bahwa tanggal 6 Februari Partai Gerindra akan berulang tahun yang ke-17, dan kami berdiskusi tentang 17 tahun Partai Gerindra," ujarnya selepas menemui Prabowo. 

Muzani mengatakan dalam pertemuan itu dirinya dan Prabowo saling bercerita tentang masa-masa perjuangan selama 17 tahun Partai Gerindra berdiri. 

"Beliau banyak menyampaikan, menceritakan satu kenangan yang cukup panjang, dan Partai ini bisa menjadi situasi seperti sekarang ini bukan sebuah hal yang tiba-tiba, ini sebuah perjuangan politik yang panjang, yang penuh dengan berbagai macam catatan," ucapnya.

Selain soal HUT Partai Gerindra, Muzani mengatakan dalam pertemuan itu juga membahas kajian ketatanegaraan yang dilakukan MPR

BACA JUGA:Bukti Hubungan Baik-baik Saja, Megawati Titipkan Minyak Urut Untuk Prabowo

BACA JUGA:Ahmad Muzani Bilang Pembangunan IKN On The Track, 2028 Jadi Pusat Pemerintahan dan Peradaban

Dia mengatakan dalam pertemuan itu juga dirinya menyampaikan masukan dari masyarakat terhadap program pemerintah yang sedang berjalan, termasuk program makan bergizi gratis.

"Kami menyampaikan bahwa program makan siang bergizi adalah sebuah terobosan yang sangat bagus, meskipun kami tahu ada beberapa catatan yang disampaikan oleh masyarakat tapi catatan itu adalah upaya untuk perbaikan dan penyempurnaan dari pelaksanaan program makan bergizi," ujarnya.

Dia mengatakan Prabowo menganggap masukan dari warga sebagai koreksi untuk perbaikan. Dia mengatakan salah satu yang menjadi sorotan ialah keterlambatan distribusi makan bergizi gratis di beberapa tempat. 

BACA JUGA:Fakta di Balik Program MBG Presiden Prabowo Diungkap Hashim

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads