Bang Jago Penodong Pisau ke Guru TK Saat Latihan Marching Band Ditangkap, Nih Tampangnya

Bang Jago Penodong Pisau ke Guru TK Saat Latihan Marching Band Ditangkap, Nih Tampangnya

Polsek Cisauk tangkap 2 orang Penodong Pisau yang bubarkan anak TK saat latihan marching band di Pamulang-Istimewa-

Satu pelaku mengenakan celana pendek dan seorang lainnya mengenakan celana bercorak Ormas Pemuda Pancasila (PP). Sementara satu lainnya berbadan tambun sambil menunjuk-nunjuk ke arah kerumunan anak TK. 

Mulanya, sejumlah anak TK dari Little Bee Permata pamulang tengah latihan marching band. Tiba-tiba preman bertopi dengan celana oranye langsung memukul wajah seorang pria yang diduga seorang guru.

Mereka mengeluarkan kalimat ancaman dan makian.

BACA JUGA:Ketua Pemuda Pancasila Bekasi Tarik Usulan Sumbangan Tahun Baru Rp44 Juta, Anggota Disanksi!

"Jagoan pada lo, hah!” teriak seorang pria bertopi dan bercelana Ormas PP dalam video itu.

"Woi, jangan, depan anak-anak," sahut teriakan ibu-ibu yang menjadi pengasuh anak-anak. 

Oknum ormas itu lalu menghampiri seorang pria dan tampak memukul pipi korban. 

Tak hanya itu, seorang bercelana Ormas sempat mengeluarkan sesuatu yang diduga pisau kecil dari balik pinggangnya. Aksi brutal tersebut disaksikan para guru dan siswa-siswi yang berada di lokasi.

Terdengar dalam video, suara anak kecil yang histeris melihat aksi sadis itu dilakukan di depan khalayak ramai

Dalam video dinarasikan jika kedua preman itu hendak membubarkan latihan marching band karena tak mengindahkan permintaan uang terduga pelaku.

"Telah terjadi pemalakan di Pamulang, Setu, Tangerang Selatan pada hari ini Jumat 14/2/25," bunyi keterangan yang tertera dalam video.

"Kronologinya pemalakan, anggota tim saya diminta uang Rp300.000, namun kami sudah bilang uangnya nanti diberikan ketika acara drum band anak-anak sudah selesai. Kejadian tersebut dilihat oleh anak-anak yang sedang berlatih marching band dan orang tua murid," sambung keterangan video itu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads