PT Mandara Permai Bantah Tutup Akses Jalan Usai Didemo Warga Kapuk Muara

Ratusan warga Kapuk Muara yang menuntut dibukanya akses jalan tembus di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) berakhir ricuh pada Jumat 14 Februari 2025 lalu.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID – Ratusan warga Kapuk Muara yang menuntut dibukanya akses jalan tembus di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) berakhir ricuh pada Jumat 14 Februari 2025 lalu.
Demonstrasi yang diikuti sekitar 300 orang ini berujung bentrokan setelah tim pengamanan perusahaan dan sejumlah orang berpakaian preman mencegah massa yang ingin menyampaikan aspirasi.
BACA JUGA:Cristiano Ronaldo Makan Malam Bareng Sri Mulyani Hari Ini? Cek Agenda Lengkap CR7 di Sini
Aksi tersebut digelar untuk meminta PT Mandara Permai membuka pagar di Jalan ROW 47, yang diklaim warga sebagai akses penting ke wilayah PIK. Namun, pihak perusahaan menegaskan bahwa jalan tersebut bukan untuk kepentingan umum, melainkan terkait dengan proyek milik PT Lumbung Kencana Sakti.
Bentrok dengan Tim Pengamanan, Delapan Warga Luka-luka
Koordinator Forum Warga Kapuk Muara, Sufyan Hadi, mengungkapkan bahwa bentrokan pecah ketika tim pengamanan perusahaan memaksa massa mundur.
“Sekitar delapan warga mengalami luka-luka akibat pemukulan dengan alat pukul seperti rotan oleh orang berpakaian preman dan tim pengamanan perusahaan. Bahkan, mobil komando kami dirusak,” ujar Sufyan.
BACA JUGA:Nyaris Tabrak Lari, Sedan Mewah Tabrak 8 Motor di Kapuk 3 Orang Terluka
Menurutnya, aksi ini bertujuan untuk menagih janji perusahaan agar membuka akses jalan yang sudah diperjuangkan sejak 2015. Ia juga menyebut bahwa ada Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait akses ini, namun pihak perusahaan hingga kini tidak mengindahkannya.
Setelah bentrokan terjadi, warga yang terluka dilarikan ke Klinik Persada dan Rumah Sakit Duta Indah untuk mendapatkan perawatan. Sufyan menambahkan bahwa pihaknya berencana melaporkan insiden ini ke Komnas HAM karena merasa hak mereka untuk menyampaikan pendapat telah dihalangi.
Pihak Perusahaan Sebut aksi massa ditunggangi
Di sisi lain, PT Mandara Permai membantah tuduhan bahwa mereka menutup akses warga Kapuk Muara. Direktur PT Mandara Permai, Sugiarso Tanzil, menegaskan bahwa warga selama ini masih bisa mengakses PIK melalui jalan yang sudah disediakan, yakni jalan menuju Bundaran Indorent (underpass Ramp off Pluit).
“Kami menyesalkan pemberitaan yang menyatakan bahwa akses warga Kapuk Muara ditutup oleh PIK. Itu tidak benar. Kami sudah menyediakan akses melalui underpass Bundaran Indorent,” ujar Sugiarso dalam keterangan resminya, Senin 17 Februari 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: