Bukukan 2,4 Juta Nasabah, BCA Digital Belum Berencana IPO: Fokus Kembangkan Blu

Bukukan 2,4 Juta Nasabah, BCA Digital Belum Berencana IPO: Fokus Kembangkan Blu

BCA Digital belum berencana IPO dalam waktu dekat, lebih pilih mengembangkan blu-Disway.id/Fandi Permana-

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Bank Digital BCA (Blu) membukukan capaian positif di sepanjang tahun 2024.

Diantaranya berhasil menghimpun 2,4 Juta pengguna atau nasabah dengan saldo rata-rata Rp 1 Juta.

BACA JUGA:blu by BCA Digital Luncurkan Kartu Debit Co-brand dengan Garuda Indonesia, Tawarkan Banyak Benefit

BACA JUGA:Bagikan Pengalaman Finansial yang Menyenangkan, Kunto Aji Persembahkan Lagu Kolaborasi dengan Blu by BCA Digital

Meski menorehkan capaian positif, BCA Digital belum terpikir untuk memalukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Head of Corporate Planning BCA Digital Yoga T. Susilo mengatakan, pihaknya masih fokus meningkatkan performa perusahaan di tengah pertumbuhan yang positif.

Sehingga opsi melantai bursa di pasar modal belum dipilih BCA untuk melakukan langkah strategis.

"Untuk IPO kami juga menunggu arahan dari BCA. Fokus kita mengembangkan Blu," ujar Yoga saat ditemui di Mini Studio BCA Expoversary, ICE BSD, Tangerang, Jumat 21 Februari 2025. 

Meski begiru, di sepanjang tahun 2024, BCA Digital meraup laba bersih Rp108 Miliar. 

Hal inilah yang menjadi fokus Blu untuk memperkuat lini bisnis dan keuangan sebelum melantai di BEI. Selain itu, BCA digital berencana memperkuat posisi perusahaan sehingga mampu menggaet kepercayaan investor. 

BACA JUGA:Rayakan Hari Jadi ke-3, blu by BCA Digital Targetkan Pertumbuhan Nasabah Lewat bluXperience

"Biar fundamentalnya makin mantap ya. Jadi nanti kalau sudah benar-benar kita mau IPO. Sebenarnya kita sudah mau melepas gitu ya, kitanya lebih tenang gitu dan pihak luarnya juga jadi lebih yakin, lebih percaya gitu," kata dia.

Raihan positif di Sepanjang 2024

Dalam perjalanannya di tahun 2024, anak usaha BCA ini mengantongi laba bersih senilai Rp108 Miliar. Capaian ini melonjak 135 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp46 miliar.

Pertumbuhan laba bersih Blu turut didukung oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dibukukan di angka Rp11,7 triliun, naik 30,7 persen dibandingkan 2023. Selain itu penyaluran kredit meningkat 40,5 persen menjadi Rp6,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads