Langkah Berani Arab Saudi Larang Visa 14 Negara Termasuk Indonesia, Sementara atau Jangka Panjang?
Arab Saudi larang Visa 14 negara termasuk Indonesia-Instagram Alharaminsa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Arab Saudi baru-baru ini mengumumkan keputusan mengejutkan dengan menghentikan sementara beberapa kategori visa untuk 14 negara, termasuk Indonesia, yang berlaku mulai 13 April 2025.
Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah kemacetan dan kesulitan logistik selama musim Haji. Penghentian ini mencakup visa bisnis, e-turis, dan kunjungan keluarga, dengan tujuan utama membatasi partisipasi Haji yang tidak sah dan memastikan keselamatan jamaah.
Otoritas Arab Saudi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah menghadapi masalah serius dalam hal kemacetan dan logistik pada musim Haji sebelumnya dilansir dari Times of India.
Dalam beberapa kasus, orang-orang berhasil mengikuti ibadah Haji meski tidak memiliki izin yang sah, dengan menggunakan visa non-Haji.
Hal ini bukan hanya merusak sistem kuota yang telah diterapkan, tetapi juga menyebabkan kerumunan yang berbahaya dan bahkan tragedi.
Pada Haji 2024, hampir 1.200 jamaah dilaporkan meninggal akibat kerumunan dan panas yang ekstrem.
BACA JUGA:Alasan Arab Saudi Larang Visa 14 Negara Termasuk Indonesia, Haji dan Umrah Gimana?
Arab Saudi menerapkan sistem kuota untuk memastikan jumlah jamaah dari setiap negara terbatas dan sesuai dengan ketentuan.
Partisipasi yang tidak sah, seperti menggunakan visa non-Haji untuk ikut beribadah, tidak hanya mengganggu sistem ini, tetapi juga menyebabkan tantangan logistik yang besar.
Pemerintah Arab Saudi telah menekankan pentingnya menggunakan visa yang tepat untuk ibadah Haji dan memperingatkan akan tindakan hukum bagi mereka yang melanggar aturan tersebut.
BACA JUGA:RESMI! Arab Saudi Larang Visa untuk 14 Negara, Indonesia Gimana?
Apakah Ini Tanda Perubahan Kebijakan Jangka Panjang?
Saat ini, penghentian visa ini hanya bersifat sementara, namun keputusan ini memicu spekulasi tentang kemungkinan perubahan kebijakan imigrasi yang lebih permanen.
Dengan langkah-langkah yang semakin ketat untuk mengatur ibadah Haji dan melindungi keselamatan jamaah, ada kemungkinan bahwa persyaratan visa akan diperketat lebih lanjut selama musim-musim puncak Haji di masa mendatang.
Oleh karena itu, para pelancong dan pihak terkait disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: