Terbongkarnya Praktik Cabul Berkedok Pengobatan Alternatif Bermula dari Laporan Warga ke Wali Kota Bekasi
Praktik Cabul berkedok pengobatan alternatif di Pondok Melati terbongkar usai sejumlah warga mengirim Direct Message ke Wali Kota Bekasi Tri Adhianto-Disway.id/Dimas Rafi-
BEKASI, DISWAY.ID - Sejumlah korban pencabulan berdalih praktik pengobatan alternatifmelaporkan ke Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pada awal bulan Mei kemarin.
Hal tersebut disampaikan oleh Camat Pondok Melati, Heryanto mengatakan bahwa aduan tersebut dikirimkan melalui Direct Message (DM) akun pribadi orang pertama di Kota Bekasi.
BACA JUGA:Camat Pondok Melati Sebut Ada 15 Korban Pencabulan Oknum Ustaz Berkedok Pengobatan Alternatif
BACA JUGA:Berkedok Pengobatan Alternatif, Oknum Ustaz di Bekasi Hobi Gerayangi Pasien Selama 14 Tahun
“Korban sebagaimana informasi, memberikan informasi kepada Pak Wali Kota Bekasi pada tanggal 3 Mei melalui akun media sosial Pak Wali Kota,” jelas Heryanto di Bekasi pada Rabu, 14 Mei 2025.
Selain itu, Heryanto juga menyebutkan bahwa korban dari oknum pemuka agama diduga telah mencapai 15.
“Korban pada saat itu sekitar 15 orang yang bersedia menyampaikan,” ujar Heryanto.
Sedangkan, praktik itu sendiri telah berjalan hampir sekitar 14 tahun dan baru terungkap di tahun ini.
“Tahun 2011 waktu itu,” ucap Heryanto.
BACA JUGA:Pramono Ungkap Sumber Anggaran Uji Coba Sekolah Swasta Gratis: Ada Dua Alternatif
BACA JUGA:Info Lokasi Banjir Jakarta Malam Ini: 3 Kelurahan dan 6 RT Tergenang, Cari Jalan Alternatif!
Sementara iru, Heryanto memastikan akan memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku berinisial M. Agar tercipta lingkungan yang nyaman bagi warga Pondok Melati.
“Serta menjamin kondusivitas wilayah di Kecamatan Pondok Melati,” kata Heryanto.
Sedangkan, ketua RT 02, RW 06 Kelurahan Jatimurni, Gunam pun tidak merasa adanya curiga dengan berdirinya tempat praktek pengobatan alternatif yang membantu warga Kampung Melati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: