Jokowi Merapat ke PSI? Golkar Angkat Bicara ke Mana Bakal Berlabuh
Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Putri Komarudin, menyatakan bahwa pilihan politik Jokowi sepenuhnya merupakan hak pribadi.--Fajar Ilman
Meski belum ada tanda-tanda resmi ke mana arah langkah politik Jokowi, Golkar tetap menyatakan keterbukaan dan kesiapan menerima siapa pun yang ingin bergabung, termasuk tokoh nasional seperti Jokowi.
“Saya yakin beliau pasti bisa memahami kira-kira baiknya beliau nanti akan berkontribusi lebih itu di mana. Kita tahu pasti Pak Jokowi ingin terus melakukan pengabdiannya di negara ini dan saya yakin di manapun nanti beliau mengabdi akan tetap menjadi salah satu pejuang terbaik,” jelas Putri.
Saat disinggung mengenai kemungkinan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, masuk PSI, Putri memilih irit bicara.
Ia hanya menjawab singkat, “Boleh ditanya kepada beliau.”
Namun, ia kembali menegaskan bahwa Partai Golkar selalu membuka pintu selebar-lebarnya untuk siapa pun, tanpa pandang latar belakang.
“Partai Golkar selalu kita sebut partai yang terbuka. Kita tidak punya pemegang saham pengendali, quote and quote. Selalu terbuka untuk politisi, birokrat, perempuan, laki-laki dari suku bangsa manapun,” tutur Putri.
“Kalaupun ada petinggi-petinggi negara ini yang mau masuk Partai Golkar, kita selalu terbuka untuk itu dan tentu doa yang terbaik juga untuk masa depan Partai Golkar,” pungkasnya.
Kini, publik hanya bisa menanti ke mana Jokowi akan berlabuh setelah lengser dari kursi RI-1. PSI, Golkar, atau justru partai lain?
Jawabannya masih menjadi teka-teki politik yang menarik untuk diikuti.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: