Gak Cuma Nyaman, Pembalut Harus Ramah Lingkungan, Syifa Hadju Juga Pakai
Bahan-bahan ini digunakan untuk menggantikan material berbasis minyak bumi, yang selama ini mendominasi produk sekali pakai seperti pembalut.--Istimewa
Mungkin kamu bertanya, “Emang sepenting itu, ya, pembalut ramah lingkungan?” Jawabannya: iya, sangat penting.
Di Indonesia, jutaan perempuan menggunakan pembalut sekali pakai setiap bulan. Sebagian besar dari pembalut itu berakhir di tempat sampah dan butuh ratusan tahun untuk terurai jika mengandung plastik.
Masalahnya, pembalut konvensional biasanya dibuat dari bahan plastik berbasis minyak bumi dan tidak dapat didaur ulang.
Ditambah lagi, beberapa produk bisa menimbulkan iritasi jika bahannya tidak ramah kulit.
Dengan memilih pembalut yang:
menggunakan bio material,
memakai organic cotton, dan
mengurangi jejak karbon,
kamu tidak hanya merawat diri sendiri, tapi juga ikut merawat bumi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: