Profil PT GAG Nikel, Jadi Sorotan Akibat Kantongi Izin Garap Tambang Nikel Raja Ampat

Profil PT GAG Nikel, Jadi Sorotan Akibat Kantongi Izin Garap Tambang Nikel Raja Ampat

Nama PT GAG Nikel tengah ramai diperbincangkan setelah publik mengetahui perusahaan ini memiliki izin untuk mengelola tambang nikel di Pulau Gag,-greenpeace indonesia-

JAKARTA, DISWAY.ID — Nama PT GAG Nikel tengah ramai diperbincangkan setelah publik mengetahui perusahaan ini memiliki izin untuk mengelola tambang nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Kawasan yang dikenal sebagai surga bawah laut dunia itu kini disorot akibat potensi kerusakan lingkungan yang dikhawatirkan bisa muncul dari aktivitas pertambangan.

Pulau Gag memang menyimpan cadangan mineral bernilai tinggi, namun berada di wilayah yang juga kaya akan biodiversitas laut dan penting bagi sektor pariwisata lokal.

Inilah yang membuat keberadaan tambang di pulau tersebut menimbulkan polemik di tengah masyarakat dan pemerhati lingkungan.

BACA JUGA:Heboh Dana Kaget dan Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo Gratis Bisa Didapat? Simak Cara Main, Pastikan Legal OJK!

Sikap Kementerian ESDM

Menyikapi keresahan masyarakat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk menghentikan sementara operasi PT GAG Nikel.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menghormati aspirasi masyarakat Papua.

“Perusahaan ini memang telah berizin. Kontrak Karya mereka disahkan pada 2017, dan mereka mulai berproduksi sejak 2018 setelah mengantongi izin AMDAL,” jelas Bahlil dalam keterangannya, Kamis 5 Juni 2025.

BACA JUGA:PNM dan BAZNAS Antar Kurban dari Donasi Karyawan hingga ke Ujung Negeri

Ia menambahkan, lokasi tambang PT GAG Nikel tidak berada di pusat wisata seperti Piaynemo, melainkan sekitar 30-40 kilometer jauhnya.

Namun, pemerintah tetap menaruh perhatian karena wilayah Raja Ampat memiliki fungsi beragam — dari konservasi hingga pariwisata unggulan.

Menteri Bahlil juga berencana turun langsung ke Sorong dan Pulau Gag guna mendengar langsung suara masyarakat serta memastikan kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan perundang-undangan.

“Begitu hasil investigasi lapangan selesai, kami akan umumkan secara terbuka agar masyarakat mendapat informasi yang jelas dan tidak simpang siur,” katanya.

BACA JUGA:PNM dan BAZNAS Antar Kurban dari Donasi Karyawan hingga ke Ujung Negeri

Riwayat dan Kepemilikan PT GAG Nikel

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads