New York Memanas! Kerusuhan Imigran di Los Angeles Meluas Lawan Kebijakan Trump
Ribuan orang turun ke jalan di New York pada Selasa 10 Juni 2025 untuk memprotes kebijakan imigrasi Presiden AS, Donald Trump, setelah serangkaian penggerebekan oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) memicu unjuk rasa di berbagai wilayah di Amerika Se--LA Times
JAKARTA, DISWAY.ID - Ribuan orang turun ke jalan di New York pada Selasa 10 Juni 2025 untuk memprotes kebijakan imigrasi Presiden AS, Donald Trump, setelah serangkaian penggerebekan oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) memicu unjuk rasa di berbagai wilayah di Amerika Serikat.
Para demonstran memulai aksi di Foley Square, sebuah lapangan di depan gedung pengadilan tempat beberapa imigran sempat ditahan oleh aparat pada Jumat lalu.
Mereka meneriakkan slogan:
"Tanpa kebencian, tanpa rasa takut, imigran disambut di sini."
BACA JUGA:Bangun Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Pulau Rote Ndao, KKP Targetkan Swasembada Garam 2027
Massa kemudian bergerak ke kawasan Manhattan bagian bawah, sambil membawa poster bertuliskan “ICE, keluar dari New York,” merujuk pada tuntutan agar aparat imigrasi federal menghentikan penangkapan terhadap imigran tanpa dokumen dilansir dari Channel News Asia.
Salah satu peserta aksi, seorang perempuan yang meminta identitasnya dirahasiakan karena ibunya merupakan imigran asal Meksiko tanpa dokumen, berkata:
"Saya hadir untuk membela mereka yang tak bisa bersuara saat ini, terutama ibu saya."
BACA JUGA:Cara Kredit Mobil Bekas Perorangan yang Mudah dan Aman, Jangan Sampai Ketipu!
"Jujur saja, Amerika takkan jadi seperti sekarang tanpa kontribusi para imigran. Karena itu saya berdiri di sini untuk mereka."
Seorang demonstran lain bernama Jacqueline, warga AS berusia 23 tahun yang berdarah Meksiko, juga menyampaikan kekhawatirannya:
"Saya di sini untuk membela keluarga saya. Saya takut akan keselamatan mereka sekarang, dan saya tidak mau hidup dalam ketakutan seperti ini."
Aksi di New York berlangsung damai, berbeda dengan di Los Angeles yang diwarnai bentrokan antara massa dan polisi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: