Polairud Baharkam Polri Gagalkan Penyelundupan 11.543 Ekor Benih Lobster di Sukabumi
Direktorat Polair Korpolairud Baharkam Polri menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) sebanyak 11.543 ekor di kawasan Sukabumi, Jawa Barat-Istimewa-
SUKABUMI, DISWAY.ID - Direktorat Polair Korpolairud Baharkam Polri menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) sebanyak 11.543 ekor di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.
Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Idil Tabransyah mengatakan dalam operasi yang digelar pada Minggu 15 Juni 2025 dini hari tersebut, dua orang terduga pelaku turut diamankan.
BACA JUGA:Anggota TNI Tewas Ditembak Gerombolan OPM di Yahukimo, Pelaku Diburu!
"Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan informasi terkait dugaan tindak pidana perikanan yang diterima tim gabungan Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri," katanya kepada awak media, Senin 16 Juni 2025.
Diungkapkannya, petugas kemudian menghentikan sebuah kendaraan roda empat jenis Toyota Calya di kawasan Jl. Pelabuhan Ratu, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Dalam pemeriksaan, ditemukan dua boks Styrofoam berisi benih bening lobster tanpa dilengkapi dokumen perizinan usaha dari dinas terkait.
BACA JUGA:CEK Jadwal Pencairan Bansos PKH, BPNT, dan BSU Juni-Juli 2025: Lengkapi Pendaftarannya di Sini!
BACA JUGA:Dana BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 Kapan Cair? Intip Bocorannya di Sini
"Dua orang pelaku yang diamankan masing-masing berinisial PN, warga Lebak, Banten, dan HM, warga Cianjur, Jawa Barat," ujarnya.
Negara berpotensi mengalami kerugian mencapai lebih dari Rp461 juta dari upaya penyelundupan ini.
"Seluruh benih lobster yang berhasil diamankan kemudian dilepasliarkan kembali ke habitatnya di wilayah perairan Banten," ucapnya.
Direktorat Polairud Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas segala bentuk tindak pidana perikanan, khususnya praktik penyelundupan benih lobster yang merugikan sumber daya kelautan nasional. Kedua pelaku saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: