Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Membangun Harapan Warga Miskin

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Membangun Harapan Warga Miskin

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di hadapan awak redaksi media-media nasional dalam acara Diskusi Redaksi (Diksi) bertema “Sekolah Tanpa Sekat: Menembus Batas Lewat Sekolah Rakyat”--Kemensos

JAKARTA, DISWAY.ID — Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan segera meluncur pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Tak sekadar memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas, Sekolah Rakyat adalah secercah harapan untuk keluar dari jerat kemiskinan.

"Yang lebih penting lagi (adalah) membangun harapan, semangat baru bagi orang-orang miskin yang selama ini tidak bisa membayangkan bahwa anaknya bisa sekolah dan dia diberdayakan,” ujar Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di hadapan awak redaksi media-media nasional dalam acara Diskusi Redaksi (Diksi) bertema “Sekolah Tanpa Sekat: Menembus Batas Lewat Sekolah Rakyat” yang diselenggarakan Komdigi di Amanaia Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 25 Juni 2025 malam.

BACA JUGA:Dukung Kemandirian Penyandang Disabilitas, Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI untuk Rumah Kinasih Blitar

Hadir dalam acara diskusi ini jajaran awak media nasional.

Mengentaskan kemiskinan memang menjadi tujuan utama Sekolah Rakyat.

Lebih spesifiknya memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi dan memuliakan warga miskin.

Lantaran itu, program ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, yang masuk desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Sekolah Rakyat itu dimaksudkan oleh Pak Presiden, dalam rangka memotong transmisi kemiskinan dan memuliakan orang-orang miskin,” Agus Jabo menjelaskan.

Selain pendidikan gratis, pemerintah juga akan memberdayakan orangtua siswa sekolah rakyat dengan program-program pemberdayaan lintas kementerian serta memperbaiki rumah mereka yang tidak layak huni.

Hal ini penting mengingat berdasarkan data Kemensos, mayoritas orangtua siswa Sekolah Rakyat berpenghasilan Rp1 juta–Rp2 juta per bulan dan bekerja di sektor informal.

BACA JUGA:Dukung Kemandirian Penyandang Disabilitas, Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI untuk Rumah Kinasih Blitar

Lebih lanjut, Agus Jabo menuturkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads