Rencana Kenaikan Tarif Ojol Tuai Penolakan, Dinilai Malah Bebani Driver
Rencana Kenaikan Tarif Ojol Tuai Penolakan, Dinilai Malah Bebani Driver-Dok Disway-
“Kemarin itu saya kena PHK karena pandemi Covid-19, dan saya bukan usia produktif lagi. Kalau bukan jadi Ojol, mau gak mau kita harus wirausaha,” ucap Taufik.
Belum Dapat Sejahterakan Driver
Di sisi lain, Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat juga menyoroti bahwa kenaikan tarif tanpa pembatasan potongan hanya akan meningkatkan pemasukan bruto, bukan bersih.
Dalam hal ini, perusahaan aplikator mendapatkan persentase dari tarif, sehingga saat tarif naik, pendapatan aplikator juga naik.
Namun bagi pengemudi, jika kenaikan tarif diikuti penurunan jumlah penumpang karena harga menjadi mahal, pendapatan bersihnya justru stagnan atau bahkan turun.
“Jika kita melihat kenyataan di lapangan, tarif naik memang terdengar menyejukkan bagi para pengemudi, seolah pendapatan mereka akan langsung bertambah. Namun, kenaikan tarif tidak otomatis menaikkan pendapatan driver karena potongan dari aplikator tetap tinggi,” jelas Achmad.
Lebih lanjut, Achmad juga menambahkan bahwa kenaikan tarif ini juga berpotensi untuk menimbulkan kebocoran berupa potongan pendapatan driver oleh aplikator, yang bisa mencapai 20 hingga 40 persen dari total tarif yang dibayar pelanggan.
BACA JUGA:PKB Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD: Solusi Efisien atau Kemunduran Demokrasi?
BACA JUGA:UEU Perkuat Kerja Sama Internasional dengan University of Littoral Côte d’Opale Prancis
“Secara logika sederhana, kenaikan tarif tanpa pembatasan potongan hanya akan meningkatkan pemasukan bruto, bukan bersih.
"Perusahaan aplikator mendapatkan persentase dari tarif, sehingga saat tarif naik, pendapatan aplikator juga naik,” tutur Achmad.
“Namun bagi pengemudi, jika kenaikan tarif diikuti penurunan jumlah penumpang karena harga menjadi mahal, pendapatan bersihnya justru stagnan atau bahkan turun,” tambahnya.
Masih dalam Tahap Kajian
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: