Banjir dan Tanah Longsor Kepung Puncak, Seorang Santri Tewas Terseret Arus

Banjir dan Tanah Longsor Kepung Puncak, Seorang Santri Tewas Terseret Arus

Banjir bandang disertai longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat melanda dua Kecamatan yakni Megamendung dan Cisarua hingga menewaskan 3 orang-Dok. Korbrimob Polri-

BACA JUGA:Kemensos Data Ahli Waris Korban Meninggal Banjir dan Longsor Parigi Moutong

"Banjir merendam permukiman warga dan mengakibatkan 2 rumah rusak berat," tuturnya. 

Lalu bencana tanah longsor Desa Ciburial menyebabkan dua korban jiwa, yang saat ini korban masih dalam proses pencarian.

Bencana juga melanda wilayah Kecamatan Babakan Madang, yakni Desa Bojongkoneng.

"Banjir menyebabkan sejumlah pecinta alam sempat dilaporkan tidak bisa turun dari jalur pendakian. Namun saat ini para pendaki sudah berhasil dievakuasi," ucap Andi.

Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat melakukan penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor ini melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Reaksi Cepat (TRC), dan Tim Mata Garuda.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan Pemkab Bogor memprioritaskan keselamatan warga, serta memastikan kebutuhan dasar korban terdampak bencana segera terpenuhi. 

“Kami pastikan semua unsur pemerintah hadir di lapangan. Penanganan cepat, evakuasi warga, dan pemulihan pasca bencana menjadi fokus utama,” ungkap Rudy.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, serta relawan dan aparat wilayah terus berupaya dengan maksimal melakukan evakuasi dan penanganan bencana

“Penanganan darurat harus cepat. Kita pastikan keselamatan warga menjadi prioritas, termasuk penanganan logistik, pengungsian, dan pemulihan pasca-bencana,” tegas Rudy. 

BACA JUGA:H+3 Operasi Pencarian Korban Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya, Pemerintah Kerahkan Kekuatan Penuh dari Laut Hingga Udara

Pemkab Bogor juga tengah melakukan koordinasi intensif untuk mendirikan posko darurat, menyalurkan bantuan logistik, serta memberikan layanan medis bagi warga terdampak.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir. Segera hubungi layanan darurat 112 apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads