Bukan Sekadar Sekolah! Ini Kata Istana soal Keistimewaan Sekolah Rakyat

Bukan Sekadar Sekolah! Ini Kata Istana soal Keistimewaan Sekolah Rakyat

Bukan Sekadar Sekolah! Ini Kata Istana soal Keistimewaan Sekolah Rakyat-Disway/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan sekolah rakyat berbeda dengan layanan pendidikan lainnya.

Ia menjelaskan sekolah rakyat diperuntukkan untuk anak yang berasal dari kelompok termiskin hingga anak jalanan. Bahkan, kata dia, kelompok tersebut tidak sanggup bersekolah meski telah digratiskan.

BACA JUGA:Safety Fitur Mitsubishi Grandis, Kabin Lapang serta ADAS 5 dan Radar

BACA JUGA:BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan Sepekan ke Depan, Pramono: Belum Perlu Modifikasi Cuaca

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa sekolah rakyat ini akan memakai kurikulum yang berada di bawah Kemendikdasmen.

"Begitu juga dengan sekolah rakyat, kurikulumnya nanti akan kurikulum yang sama dengan kurikulum yang diberikan oleh sekolah-sekolah di bawah Kemendikdasmen, tapi ini anak-anak disini tuh benar-benar anak-anak yang bahkan sekolah digratiskan pun, mereka tidak sanggup, gak ada ongkos, gak ada uang jajam, biaya hidup juga tidak mencukupi, bahkan akses terhadap air bersih juga, mereka tidak punya," kata Hasan di kantornya, Selasa, 8 Juli 2025.

"Jadi Desil-1 ini benar-benar berada di dalam wilayah kemiskinan ekstrim. Jadi digratiskan pun, mereka tidak sekolah. Ada anak-anak seperti itu, termasuk juga anak-anak yang ada di jalanan," sambung dia.

BACA JUGA:Korban Banjir Texas Terus Meningkat, Tim SAR Terkendala Hujan dalam Pencarian Korban Hilang

BACA JUGA:Sinopsis Film Superman 2025 Lengkap Daftar Pemain, Catat Tanggal Tayangnya!

Hasan mengungkapkan bahwa tanggung jawab sekolah rakyat ini akan berada diolah oleh negara.

Nantinya, akan ada asrama bagi anak-anak yang bersekolah di sekolah rakyat.

"Kurikulumnya kurikulum yang sama, tapi dia diasramakan. Ada gedung sendiri, dia diasramakan, dikasih makan 3 kali sehari," ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa sekolah rakyat ini didirikan agar mereka keluar dari kemiskinan ekstrem.

"Jadi itu diambil alih oleh negara, mereka diurus oleh negara, dimasukkan ke dalam sekolah rakyat supaya dapat pendidikan yang baik, supaya mereka nanti punya akses yang lebih terbuka kepada lapangan kerja dan bisa keluar dari jurang kemiskinan ekstrim, kira-kira begitu," jelas dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads