Mentan Salurkan 360 Ribu Ton Beras: Waspada Mafia Pangan!

Mentan Salurkan 360 Ribu Ton Beras: Waspada Mafia Pangan!

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian resmi menyalurkan 360 ribu ton bantuan pangan beras sepanjang Juli 2025-Dok. Kementan-

"Ini bukan soal jumlah, tapi keadilan distribusi beras. Jika tidak tepat sasaran, maka tujuan SPHP akan gagal. Distribusinya harus transparan dan diawasi pemerintah pusat dan daerah," terangnya.

Produksi Beras Nasional Naik 14,09%

Di sektor hulu, Kementerian Pertanian fokus memperkuat produksi melalui program pompanisasi, bantuan benih tahan kekeringan, dan percepatan tanam. Hasilnya, produksi beras nasional Januari–Agustus 2025 diperkirakan mencapai 24,97 juta ton, meningkat 14,09% dari periode yang sama tahun sebelumnya (21,88 juta ton).

"Kami pastikan produksi aman. Yang harus dijaga sekarang adalah distribusi dan tata niaganya. SPHP dan bansos adalah dua sisi mata uang—satu menjaga akses rakyat miskin, satu lagi menstabilkan pasar," ujar Amran.

Amran menyampaikan pesan kuat kepada seluruh pemangku kepentingan sektor pangan.

BACA JUGA:Mafia Beras Makin Meresahkan, Pengamat Kepolisian Kritik Polri: Malah Sibuk Nanam Jagung

"Kita ingin negara hadir dari sawah hingga ke meja makan. Jangan biarkan rakyat dirugikan oleh segelintir oknum. Kelola SPHP dengan semangat gotong royong, kejujuran, dan kepedulian," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Suyamto mengatakan penyaluran dilakukan setelah ada penugasan dari Badan Pangan Nasional. 

"Bantuan pangan ini untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah dan menekan inlasi pengan khususnya beras. Setiap PBP akan menerima 10 kg beras perbulan dengan total 20 kg per penerima," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads