Bapanas Mau Pembelian Beras SPHP Dibatasi, Pedagang Minta Kualitas Diperbaiki
Beras SPHP bakal dibatasi quantity pembeliannya. Namun pedagang di pasar tradisional minta kualitasnya diperbaiki.-Foto: Bianca/Disway.id-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Dalam upaya memperkuat stabilitas harga pangan di pasaran, terutama untuk harga beras di tahun 2026, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah memutuskan untuk memperlebar batas maksimal pembelian beras SPHP dari semula 2 pak atau 10 kilogram (kg) per konsumen, menjadi 5 pak atau 25 kg per konsumen.
Dalam penuturannya, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menjelaskan bahwa kebijakan ini sendiri akan mulai berlaku pada bulan Februari 2026 nanti.
"Jadi program SPHP beras tahun 2025 dipastikan masih berlanjut di Januari 2026. Tidak ada jeda. Selanjutnya di Februari 2026 ditargetkan mulai salurkan SPHP beras tahun 2026 hingga Desember mendatang," ujar Sarwo kepada media di Jakarta, pada Jumat, 16 Januari 2026 lalu.
BACA JUGA:Lawan Loh Kean Yew di 16 Besar Indonesia Master 2026, Ubed: Jangan Lengah Meski Pernah Menang
Kendati begitu, rencana Pemerintah ini mendapatkan reaksi skeptis baik dari para pembeli, maupun dari pedagang di pasaran.
Bukan tanpa alasan. Pasalnya hingga saat ini, beras SPHP kurang diminati oleh masyarakat karena kualitasnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Rahulkhan (25), salah seorang pedagang kelontong yang terletak di pasar tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Menurutnya, pembeli masih lebih sering memilih untuk membeli beras premium, baik eceran maupun per karung, ketimbang memilih beras SPHP.
BACA JUGA:Ombudsman RI Dorong Pemerintah Segera Buat Payung Hukum untuk Pelaksanaan Layanan All Indonesia
BACA JUGA:Kapolri: Kejahatan terhadap Perempuan-Anak Bak Gunung Es, Banyak Korban Tak Berani Lapor
"Jadi lebih pada milih beras premiumnya daripada beras SPHP. Di sini sukanya beras gareng, ikan, sama beras perah untuk nasi goreng," ucap Rahulkhan ketika ditemui oleh Disway di lokasi, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Kendati begitu, Rahulkhan sendiri menyatakan bahwa sebenarnya beras SPHP sendiri cukup populer di kalangan masyarakat.
Bukan hanya karena statusnya yang merupakan beras Pemerintah, namun juga karena harganya yang jauh lebih murah ketimbang beras premium lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: