Kemenkes Catat 5,9 Juta Remaja Usia 15-19 Tahun Adalah Perokok Aktif
Data terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan bahwa sebanyak 5,9 juta remaja di Indonesia yang berusia antara 15 hingga 19 tahun tercatat sebagai perokok aktif-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Data terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan bahwa sebanyak 5,9 juta remaja di Indonesia yang berusia antara 15 hingga 19 tahun tercatat sebagai perokok aktif.
Angka yang mengejutkan dari Kemenkes meingkatnya perokok aktif dikalangan remaja.
Demikian disampaikan Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam konpers 'Dewan Pemuda Indonesia Untuk Perubahan Taktis', Jakarta, Jumat 18 Juli 2025.
BACA JUGA:Angka Pengangguran Tinggi di Indonesia, Ekonom Ungkap Sebabnya
BACA JUGA:Riza Chalid Diduga Ngumpet di Malaysia, Kejagung Bakal Berikan Red Notice?
Ia khawatir karena tren peningkatan perokok anak muda bersamaan dengan jumlah perokok anak.
"Kenapa kita khawatir? Angka itu dari tahun 2013 sampai 2023 dari angka prevalensi secara persentase itu turun.Tetapi ternyata kalau jumlah penduduk kita terus bertambah angkanya naik menjadi 5 juta, dari 57,2 juta menjadi 63,1 juta," katanya, Jumat 18 Juli 2025.
"Sebanyak 5,9 juta remaja kita, yang seharusnya berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan optimal, justru sudah terpapar risiko bahaya rokok," sambungnya.
Jumlah peningkatan perokok sebanyak 5 juta orang itu, lebih lanjut, bahkan sudah sama atau melebihi jumlah penduduk negara-negara kecil.
Sebagai perbandingan, jumlah penduduk Singapura adalah sekitar 5,9 juta jiwa.
BACA JUGA:212 Produsen Beras Dilaporkan Polisi, DPR Minta Sanksi Berat hingga Pencabutan Izin Usaha
BACA JUGA:Tom Lembong Pikir-pikir untuk Banding Usai Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Impor Gula
Ia juga memperingatkan jumlah perokok anak dan remaja, atau yang berada dalam rentang usia 10-18 tahun mengalami peningkatan tahun.
Dari 2 juta orang pada tahun 2013 menjadi 5,9 juta orang pada tahun 2023.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: