KPK Pastikan Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Kemenag Segera Naik Penyidikan

KPK Pastikan Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Kemenag Segera Naik Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama terus berjalan-Disway.id/Ayu Novita-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenang) terus berjalan.

"Dalam waktu dekat mudah-mudahan kita sudah bisa melangkah ke tahap yang lebih pasti," kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dikutip Sabtu, 19 Juli 2025.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Kepala Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah terkait dugaan korupsi kuota haji.

BACA JUGA:KPK Bongkar Modus Kasus Gratifikasi di MPR: Penerimaan Barang di Beberapa Daerah

BACA JUGA:Siap-Siap! BSU Batch 4 Mulai Dicairkan, Cek Status Penerima Pakai NIK KTP Lewat Cara Berikut

"Hari ini, kami memberikan keterangan, informasi sebagai warga negara, tentu saja perwakilan dari badan pemerintah terkait dengan beberapa hal yang dimintakan oleh KPK," ujar Fadlul usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa, 8 Juli 2025 malam.

Ia menerangkan bahwa ia telah memberikan informasi yang dibutuhkan kepada KPK.

"Jadi, kami sudah memberikan informasi dengan jelas, secara gamblang, mudah-mudahan ini bagian dari komitmen kami BPKH untuk bisa tetap ikut menegakkan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," tuturnya.

Ketika ditanyai soal materi pemeriksaan dirinya, ia enggan menjawab dan mengarahkannya kepada KPK yang lebih berwewenang.

"Silakan nanti ditanyakan langsung sama tim KPK ya," kata Fadlul. 

BACA JUGA:Forum Dosen Hukum Pidana Indonesia Desak RKUHAP 2025 Transparan dan Partisipatif

BACA JUGA:Universitas Esa Unggul Hadirkan Program Studi Sarjana Teknik Elektro: Kurikulum Revolusioner Industri 5.0

Secara terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Fadlul dimintai keterangan terkait perkara kuota haji.

"Benar, dimintai keterangan terkait perkara kuota haji," kata Budi dalam keterangan tertulis pada Selasa, 8 Juli 2025.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads