Visinema Bakal Garap Film Epik 'Perang Jawa', Gambarkan Sosok dan Perjuangan Pangeran Diponegoro
CEO Visinema Angga Dwimas Sasongko, produser eksekutif Gita Wirjawan, sejarawan Peter Cerey dan produser Taufan Adryan.-Disway.id/Syifa Lulu-
JAKARTA, DISWAY.ID - Rumah produksi Visinema Pictures umumkan akan menggarap proyek film terbaru yang menceritakan perjuangan Pangeran Diponegoro, berjudul Perang Jawa.
Film Perang Jawa menjadi kolaborasi antara Founder dan CEO Visinema Angga Dwimas Sasongko dan diproduseri oleh Gita Wirjawan.
Menariknya film ini juga akan melibatkan Peter Carey, sejarawan yang mendedikasikan dirinya lebih dari empat dekade meneliti Pangeran Diponegoro.
BACA JUGA:Bocoran Jadwal Tayang Film Demon Slayer Infinity Castle di Bioskop Indonesia, Penggemar Wajib Catat!
Adapun pengumuman proyek terbaru Visinema ini bertepatan dengan peringatan 200 tahun Perang Jawa (1825-1830) yang dipimpin Pangeran Diponegoro.
Angga Dwimas Sasongko ungkap Perang Jawa menjadi film epik yang menceritakan kembali peristiwa besar yang menggetarkan sejarah.
"Perang Jawa menjadi peristiwa besar yang menggetarkan sejarah dunia dan juga memperkenalkan sosok yang namanya banyak dikenal, namun perjalanan hidupnya dan apa yang banyak orang Indonesia tahu tentangnya masih sangat terbatas pada tulisan." ujar Angga di Plaza Senayan, Jakarta pada Senin, 21 Juli 2025.
Angga juga mengaku senang bisa menggarap film apik berlatar belakang perjuangan Diponegoro bersama sejarawan yang telah meneliti tokoh utama dalam film tersebut selama empat dekade.
"Senang sekali, Peter Carey menjadi sejarawan yang telah mempelajari dan mengikuti tokoh ini selama 40 tahun." sambungnya.
BACA JUGA:Kumpulan Quotes Film Sore Istri dari Masa Depan yang Menyentuh Hati, Bisa Jadi Caption di Sosmed!
Gita Wirjawan dan Peter Carey Ungkap Alasan Garap Perang Diponegoro
Di lain sisi, Gita Wirjawan produser eksekutif yang sebelumnya sempat terlibat dalam tayangan populer Endgame ungkap alasan Perang Diponegoro menjadi karya film epik yang harus digarap.
Menurutnya, film ini tak hanya menceritakan soal perang, namun juga menjadi pemahaman dan kepekaan agar tidak ada lagi bangsa yang melupakan sejarah.
"Seringkali saya menyampaikan banyak dari kalangan kita amnesia history, saya selalu beranggapan bahwa pemahaman dan kepekaan terhadap sejarah sangat bermanfaat bagaimana kita menuju ke depan" pungkasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Perang Jawa akan menjadi sebuah karya epik yang tidak hanya disampaikan ke Indonesia, namun juga skala dunia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: