Apa Itu HP Oprekan Ojol: Jalan Pintas Untung Besar atau Malapetaka?

Apa Itu HP Oprekan Ojol: Jalan Pintas Untung Besar atau Malapetaka?

Apa Itu HP Oprekan Ojol: Jalan Pintas Untung Besar atau Malapetaka?-M. Ichsan-

Tak sedikit yang berharap mendapat bonus besar dari sistem karena tingginya jumlah pesanan.

Namun di balik kemudahan yang ditawarkan, ada bahaya besar yang mengintai. Rooting ponsel bukan tanpa risiko, bahkan bisa mengancam kelangsungan pekerjaan para driver itu sendiri.

BACA JUGA:Solusi Herbal untuk Perjalanan Ribuan Kilometer Menjelajah Indonesia Bejo Jahe Merah Dukung #PamerIndonesia dan #AkuMerahPutih

BACA JUGA:Menit-Menit Terakhir Kematian Diplomat Kemenlu, Kompolnas Usut Isi Percakapan Istri dan Penjaga Kos

Apa Itu Root dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Rooting adalah proses mengubah sistem operasi asli pada ponsel agar pengguna mendapat hak akses penuh ke sistem. 

Dengan kata lain, pengguna bisa memodifikasi, menghapus, atau mengganti berbagai elemen yang biasanya dikunci oleh pabrikan.

Meski terlihat menguntungkan karena Anda bisa menghapus aplikasi bawaan, mengganti tema, atau menambah fitur tertentu.

Rooting dapat membuka celah keamanan dan menurunkan stabilitas sistem.

Tidak hanya itu, rooting bisa membatalkan garansi resmi, merusak sistem, menyebabkan ponsel hang atau crash, dan memperbesar kemungkinan terkena malware dari aplikasi pihak ketiga.

BACA JUGA:10 Latihan Soal ANBK SMA 2025 Literasi Membaca dan Kunci Jawaban, Persiapan sebelum Ujian!

BACA JUGA:Pelatih Malaysia Menangis Usai Tersingkir dari Piala AFF U-23 2025, Netizen: Main Seperti Orang Bodoh

Risiko dan Kerugian

Bagi pengemudi ojol, efek negatif dari rooting bisa berdampak serius. Ponsel yang sudah di-root rentan terhadap kerusakan sistem, gangguan sinyal GPS, gagal akses aplikasi resmi, bahkan pemblokiran akun driver oleh perusahaan ojek online.

Selain itu, aplikasi modifikasi yang diunduh dari sumber tidak resmi sangat mungkin membawa virus atau malware yang dapat mencuri data pribadi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads