Pramono Klaim Tarif Air di Jakarta Paling Murah Ketimbang Daerah Lain

Pramono Klaim Tarif Air di Jakarta Paling Murah Ketimbang Daerah Lain

Pramono Klaim Tarif Air di Jakarta Paling Murah Ketimbang Daerah Lain-Disway/Cahyono-

BACA JUGA:Jalan Terjal Pramono Robohkan Tiang Monorel Mangkrak

BACA JUGA:Barisan Laptop i5 Gen 11 Termurah, Cocok untuk Kerja dan Kuliah

"Orang membeli air di Jakarta Utara itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang mendapatkan fasilitas PDAM, PAM Jaya dan ini kan nggak adil," tegasnya.

Sebelumnya penghuni Rusun dan apartemen  memprotes kenaikan tarif PAM Jaya dengan penggolongan pelanggan.

Kebijakan ini tercantum dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta nomor 730 tahun 2024 tentang Tarif Air Minum PAM Jaya.

Dalam Kepgub tersebut menggolongkan rumah susun sebagai pelanggan komersial (Kelompok K III) yang setara dengan mal dan apartemen mewah.

Akibatnya warga rumah susun yang masuk ke dalam golongan setara pemilik Apartemen harus membayar Rp21.550.

BACA JUGA:Hanya dalam 24 Jam, Ukraina Kehilangan Ribuan Pasukan, Rusia Gempur Donetsk

BACA JUGA:Dari Dapur Rumah ke Pasar Global, Usaha Sambal Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI

Angka ini terhitung lebih mahal dibanding dengan Rumah Tangga di Atas Menengah dan Rumah Susun Mewah yang hanya membayar Rp17.500.

Penghuni rusun menilai kebijakan ini tidak adil dan merugikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tinggal di rusun.

Kenaikan Tarif PAM Jaya Belum Tersosialisasi dengan Baik

Konisi C DPRD DKI Jakarta menilai kenaikan tarif PAM Jaya yang telah ditetapkan sejak Januari 2025 belum tersosialisasi dengan baik di tengah masyarakat.

“Diperlukan sosialisasi yang masif agar masyarakat memahami dan siap kalau melihat tagihan airnya ada kenaikan,” ujar Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin.

Untuk itu, Suhud mengusulkan agar PAM Jaya menyosialisasikan bersama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta pada saat melakukan reses dan sosialisasi produk hukum di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads