Perang Thailand vs Kamboja Memanas, KBRI Imbau WNI Jauhi Wilayah Perbatasan!

Perang Thailand vs Kamboja Memanas, KBRI Imbau WNI Jauhi Wilayah Perbatasan!

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mengimbau warga negara Indonesia agar meninggalkan wilayah perbatasan Thailand-Kamboja -Istimewa-

Kuil warisan dunia UNESCO itu hingga kini masih disengketakan kedua belah pihak hingga membuat eskalasi konflik di perbatasan memanas. 

Pemerintah Kamboja menuduh Thailand sebagai pihak yang memicu eskalasi terbaru setelah seorang prajurit Kamboja diserang secara fisik oleh tentara dan warga sipil Thailand pada Senin (14/7).

Sementara itu Thailand menuding balik, dengan menyebut Kamboja lah yang menjadi biang kerok perang, dan telah menggempur habis-habisan warga sipil di perbatasan hingga menyebabkan belasan orang tewas

Serangan Udara

Pesawat F-16 milik Angkatan Udara Thailand membalas serangan artileri Kamboja yang menewaskan 12 warga sipil dengan menargetkan markas militer di dekat perbatasan.

Serangan udara Angkatan Udara Kerajaan Thailand menargetkan markas pasukan Kamboja atasrespons atas serangan sistem peluncur roket BM-21 Grad yang mnghantam sebuah desa di Provinsi Sisaket, Kamis, 24 Juli 2025 pagi.

BACA JUGA:Rekomendasi Liburan ke Thailand ala Jurassic World, Pulau Krabi Tawarkan Pengalaman Dunia Dino

BACA JUGA:Thailand dan Kamboja Saling Tuding, Ini Penyebab Perang 2 Negara Tetangga Meletus

Mengutip pernyataan Royal Thai Airforce, serangan udara memborbardir markas komando militer Kamboja yang diduga kuat menjadi pusat serangan ke Thailand

Selain itu, Komando Wilayah Militer ke-2 Angkatan Darat Kerajaan Thailand yang mencakup wilayah perbatasan dengan Kamboja.

Pasukan Thailand dan Kamboja bentrok pada Kamis dini hari sekitar pukul 07.45 WIB di daerah yang masih menjadi sengketa. Awalnya, terjadi baku tembak antara pasukan darat, yang kemudian meningkat intensitasnya.

"Pada pukul 09.40 pagi waktu setempat (09.40 WIB), Kamboja menyerang wilayah perbatasan Provinsi Sisaket dengan sistem roket BM-21 Grad," tulis pernyataan resmi dari komando tersebut.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ROYAL THAI AIR FORCE (@royalthaiairforce_rtaf)

Masih dalam laporan komando itu, pada pukul 10.51, 6 jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Thailand diterbangkan untuk melancarkan serangan udara terhadap pasukan Kamboja.

"Pada pukul 10.58, pilot melaporkan bahwa serangan berhasil mengenai posisi Batalion Infanteri ke-8 dan ke-9 Kamboja," kata komando tersebut dalam pernyataannya.

BACA JUGA:Roket Kamboja Serang Thailand, Ledakkan Pom Bensin dan Gerai 7-Eleven: 9 Orang Tewas

Bentrokan terus berlanjut dengan senjata otomatis dan artileri berat. Kamboja terus meluncurkan roket Grad yang menghantam wilayah di dua provinsi Thailand: Sisaket dan Surin.

Thailand Tak Gentar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads