Sengketa Maritim di Ambalat, Indonesia dan Malaysia Buka Peluang Kelola Bersama Blok
Malaysia dan RI buka kesepakatan untuk mengelola bersama sumber daya minyak dan gas di Blok Ambalat.-ist -
JAKARTA, DISWAY.ID– Bertahun-tahun Indonesia dan Malaysia terlibat sengketa perbatasan maritim di Ambalat.
Negeri Jiran mengklaim peta barunya yaitu termasuk blok di Laut lepas Kalimantan atau Laut Sulawesi antara Indonesia dan Malaysia ini.
Kini, Malaysia membuka peluang kesepakatan untuk mengelola bersama sumber daya minyak dan gas di wilayah tersebut meskipun isu kedaulatan belum terselesaikan.
BACA JUGA:Pernah Bertemu, PM Malaysia Anwar Ibrahim Akui Kenal Riza Chalid Tersangka Korupsi Minyak
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan kesepakatan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 29 Juli 2025.
Pertemuan sendiri sebagai bagian dari Konsultasi Tahunan ke-13 Indonesia-Malaysia.
Sebelumnya, pada 27 Juni 2025, Prabowo dan Anwar juga telah menjajaki kerja sama ekonomi di Blok Ambalat tersebut.
Kerjasama dilakukan melalui kerangka pengelolaan bersama (joint development), sambil menunggu penyelesaian hukum yang bisa memakan waktu hingga dua dekade.
Anwar saat di Jakarta kembali menegaskan pengelolaan bersama ini bertujuan memberikan manfaat bagi kedua negara tanpa mengorbankan kepentingan nasional.
“Kami memilih jalur hukum dan diplomasi, bukan konfrontasi,” katanya dalam dialog dengan Asosiasi Wartawan Indonesia-Malaysia (ISWAMI) pada 29 Juli 2025.
Blok Ambalat, yang terletak di lepas pantai Kalimantan Timur (Indonesia) dan Sabah tenggara (Malaysia), diperkirakan memiliki cadangan hingga 1 miliar barel minyak dan 40 triliun kaki kubik gas, dengan potensi produksi 40.000 barel per hari selama tiga dekade.
Kesepakatan ini mencakup studi bersama (desk study) oleh Pertamina dan Petronas untuk mengevaluasi data geologi, sebagai alternatif dari survei seismik yang berisiko memicu ketegangan akibat pelanggaran wilayah.
Latar Belakang Sengketa
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: