Menag Pantau CKG, Pastikan Kesehatan Ribuan Santri Ponpes Asshiddiqiyah Tetap Terjaga
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, memantau cek kesehatan gratis (CKG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat, Senin, 4 Agustus 2025.--Candra Pratama
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, memantau cek kesehatan gratis (CKG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat, Senin, 4 Agustus 2025.
Menurut Nasaruddin, program CKG itu merupakan salah satu bentuk janji Presiden Prabowo Subianto yang kini menjadi kenyataan.
"Apa yang kita lakukan pagi ini itu adalah luar biasa. Bukan hanya teori, bukan hanya mulut-mulut," kata Nassaruddin, Senin.
"Tapi Bapak-Ibu, teman-teman, para pemirsa semuanya bisa melihat bahwa apa yang dijanjikan oleh Bapak Presiden makin menjadi benar-benar kenyataan," sambungnya wartawan usai memantau CKG.
BACA JUGA:Pemerintah Mulai Perluas CKG di Seluruh Sekolah Hari Ini, Targetkan 53 Siswa Diperiksa
Dengan adanya program cek kesehatan gratis (CKG) itu, Menag menuturkan, anak-anak yang terdeteksi memiliki penyakit bisa langsung mendapat rujukan di bawa ke rumah sakit maupun puskesmas.
"Tadi kita lihat di atas ya, langsung mana yang mau dirujuk ke klinik, mana yang mau dirujuk ke rumah sakit, dan mana yang sudah mulai bebas. Saya kira ini yang sangat penting," tuturnya.
Dia menambahkan, pemeriksaan kesehatan itu menjadi sangat penting bagi peserta didik. Sebab, sering kali orang tua fokus memberikan pendidikan terhadap anaknya tapi melupakan faktor gizi.
BACA JUGA:KSP AM Putranto Pantau Cek Kesehatan Gratis di MIN 8, Siswa Dapat Susu dan Snack
"Sebetulnya ini sangat penting ya, sangat-sangat penting. Karena kadang-kadang kita asik mendidik anak-anak kita, tetapi ada hal-hal yang sangat prinsip masalah gizi, kemudian kontrol kesehatan tidak terpikirkan," jelasnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Amien Suyitno menambahkan, saat ini terdapat lebih dari 352 ribu lembaga pendidikan keagamaan Islam di bawah koordinasi Kementerian Agama.
Total santri mencapai lebih dari 12,7 juta jiwa. Dari jumlah itu, terdapat lebih dari 42 ribu pesantren dengan sekitar 4,6 juta santri.
"Ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan santri tidak bisa dianggap sepele. Pemeriksaan rutin seperti ini menjadi kebutuhan yang penting dan mendesak," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: