5 Contoh Teks Pidato Kemerdekaan 17 Agustus Singkat Penuh Semangat Nasionalisme, Referensi Buat Pembina Upacara

5 Contoh Teks Pidato Kemerdekaan 17 Agustus Singkat Penuh Semangat Nasionalisme, Referensi Buat Pembina Upacara

Contoh Teks Pidato Kemerdekaan 17 Agustus Singkat Penuh Semangat Nasionalisme.--ist

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pada hari yang penuh berkah ini, mari kita panjatkan syukur kepada Allah SWT, karena atas rahmat-Nya kita bisa menghadiri Upacara Bendera Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di tingkat Provinsi dalam keadaan sehat wal'afiat.

Hadirin yang saya hormati, hari ini merupakan momen yang sangat istimewa bagi seluruh bangsa Indonesia. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan tanpa henti para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Meski dalam keadaan sulit, para pahlawan tetap teguh dan terus mengobarkan harapan dalam perjuangan mereka.

Dengan semangat gotong royong dan persatuan, para pahlawan berjuang habis-habisan demi kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan bangsa. Semangat pengorbanan, ketangguhan, dan persatuan mereka harus terus kita jaga dan kembangkan sebagai kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan dan persoalan yang semakin berat ke depannya.

Tantangan tersebut meliputi berbagai aspek seperti ekonomi, inflasi, digitalisasi, kemiskinan, penyalahgunaan narkoba, bencana alam, dan pandemi. Melalui semangat optimisme seluruh bangsa, kita harus bersatu dan bersinergi untuk mewujudkan harapan bersama menuju Indonesia Maju.

Demikianlah beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Mari kita manfaatkan momentum HUT ke-78 ini untuk menyatukan langkah dan bergotong royong menghadapi berbagai tantangan dalam upaya membangun provinsi kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

5. Tema Merajut Persatuan untuk Masa Depan NKRI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hadirin yang saya hormati,

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena kita bisa berkumpul untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.

Pada 80 tahun lalu, Indonesia merdeka dari penjajahan fisik dan mental. Namun, perjuangan belum selesai. Kini, kita menghadapi tantangan mental, ide, dan gagasan yang mengancam kedaulatan.

Perbedaan pandangan politik telah merusak persatuan. Kita harus kembali merajut persaudaraan dan membangun bangsa dengan karya terbaik. Semoga NKRI tetap jaya dan abadi.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads