IPW Soroti Isu Penggeledahan Rumah Jampidsus oleh Penyidik PMJ
Kediaman pribadi Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, dijaga ketat belasan Anggota TNI di Jalan Radio 1, Kramat Pela, Jakarta Selatan-Dok. Disway.id-
JAKARTA, DISWAY.ID - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti isu penggeledahan kediaman pribadi Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mengatakan bantahan Polri dan Kejaksaan Agung terkait isu penggeledahan rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) oleh Polda Metro Jaya bertujuan meredam ketegangan dua institusi penegak hukum tersebut.
BACA JUGA:Emosionalnya Ayah Prada Lucky yang Meninggal Dianiaya Senior: Anak Saya Tiada, Saya Tuntut Keadilan!
BACA JUGA:Lion Group Resmikan Lion Hub Halim, Pusat Distribusi dan Logistik Terintegrasi di Jakarta Timur
"Bantahan Polri dan Kejagung terkait penggeledahan itu upaya meredam ketegangan dua institusi. Tapi kasus penganiayaan dan penculikan terhadap FYH yang dikuntit Densus, lalu Densusnya ditangkap anggota BAIS atas permintaan FYH yang diduga didukung Jampidsus, itu tidak dibantah. Laporan polisi ada," katanya kepada awak media.
Disebutkannya, penggeledahan bisa saja tetap dilakukan jika diperlukan, namun fokus utama justru harus pada pengungkapan hubungan FYH dengan Jampidsus Febri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun IPW, hasil pemeriksaan FYH memunculkan dugaan adanya praktik makelar kasus.
"Harus diungkap, bukan hanya soal penganiayaan dan penculikan. Berdasarkan informasi yang didapat IPW, FYH sudah menerangkan adanya aliran uang dalam penanganan perkara melalui dirinya kepada oknum pejabat kejaksaan," ujarnya.
Sugeng menambahkan, dugaan adanya peran FYH sebagai perantara dalam kasus-kasus yang ditangani Kejaksaan Agung juga perlu didalami.
BACA JUGA:Cara China Basmi Virus Chikungunya, 300.000 Kasus Sejak Awal 2025, Momok Bagi Global!
Ia menilai publik selama ini sering tidak mendapatkan informasi akurat karena adanya upaya menutup-nutupi pelanggaran oleh oknum aparat hukum.
"Petinggi negara kita sukanya sembunyi-sembunyi informasi supaya diatur antara mereka dan reda dengan sendirinya. Publik jadi tidak tahu dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum aparat hukum," bebernya.
IPW mendorong agar penegak hukum membuka seluruh fakta yang terungkap dalam penyidikan dan memastikan proses hukum berjalan transparan demi kepentingan publik.
Sebelumnya, beredar kabar penyidik Polda Metro Jaya menggeledah rumah Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: