Cara China Basmi Virus Chikungunya, 300.000 Kasus Sejak Awal 2025, Momok Bagi Global!

Cara China Basmi Virus Chikungunya, 300.000 Kasus Sejak Awal 2025, Momok Bagi Global!

Virus Chikungunya yang dipicu gigitan nyamuk ini menjadi isu global dalam masalah kesehatan. Setidak hampir 300.000 kasus ditemukan, tertinggi di Amerika Serikat.-Freepik-

BEIJING, DISWAY.ID -- Sejak awal tahun 2025, 240.000 jiwa warga China terinfeksi serangan virus Chikungunya

Dalam beberapa tahun ini selalu saja dunia digemparkan hal-hal baru di Tiongkok, khususnya mengenai kesehatan.

Anda semua tahu, virus Covid-19 pertama kali muncul di negeri Tirai Bambu itu.

Saat ini kondisi tak kalah memprihatinkan, pemerintahan Xi Jinping harus berhadapan dengan virus Chikungunya.

Menurut laporan Al Jazeera, Jumat, 8 Agustus 2025, sekitar 240 ribu kasus ditemukan warga China mengalami virus ini.

Secara global, virus Chikungunya telah menelan korban jiwa, sedikitnya 90 kasus ditemukan dari 16 negara, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).

Bahkan, pejabat kesehatan Amerika Serikat telah merilis imbauan kepada para pelancong untuk mewaspadai fenomena ini.

Sebab, virus yang ditularkan melalui nyamuk ini terus menjangkit beberapa wilayah di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin dan Samudra Hindia.

Kembali ke Tiongkok. Wabah Chikungunya telah menginfeksi sekitar 7.000 orang sejak akhir Juni 2025.

Sebagain besar kasus terkonsetrasi di kota Foshan, Provinsi Guangdong, tepat di utara Hong Kong.

Ini menandai wabah Chikungunya menjadi masalah besar Tiongkok sejak virus ini pertama kali teridentifikasi pada tahun 2008.

Apa Itu Virus Chikungunya?

Chikungunya merupakan penyakit virus yang dapat menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi.

Nyamuk-nyamuk ini juga membawa dan menyebarkan virus demam berdarah, demam kuning dan Zika.

Nama Chikungunya sendiri berasal dari kata dalam bahasa Kimakonde yang digunakan di Tanzania dan Mozambik, yang berarti "menjadi bengkok".

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads