Rumbih Jadi Simbol Harapan: Semangat Belajar Anak Desa untuk Indonesia Maju
Di Desa Rumbih, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, keterbatasan bukan penghalang. Guru-guru mengajar dengan dedikasi, meski fasilitas minim. -Istimewa-
BACA JUGA:Trump Bocorkan Sikap Terbaru Putin: Bosan Perang dengan Ukraina, Tapi..
Kolaborasi dengan TUKU dan mitra lainnya menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih besar.
“Kami percaya semangat belajar hanya bisa tumbuh jika fasilitasnya mendukung. Lewat program Sekolah Bumiterra, kami ingin memperbaiki kondisi sekolah dan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Bantuan dari TUKU adalah awal yang menguatkan harapan kami,” kata Kita Pritasari, Operations Manager Bumiterra.
Di usia kemerdekaan yang ke-80, TUKU dan Bumiterra rayakan bukan hanya pencapaian, tapi juga perjuangan.
Bukan hanya mereka yang tersorot kamera, tapi juga mereka yang diam-diam membangun masa depan bangsa dari ruang kelas sederhana di ujung desa.
BACA JUGA:Kasus Korupsi di Kemendikbudristek Belum Reda, Kejagung Kembali Panggil 5 Saksi
Menutup kegiatan ini, Kevin Ivandra, Sr. Community Development Officer MAKA (perusahaan induk yang menaungi Toko Kopi Tuku), menyampaikan, “Kolaborasi dengan Bumiterra di Kalimantan Barat bukan hanya tentang mengembalikan fungsi hutan, tapi tentang menumbuhkan harapan.
“Kami percaya bahwa pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan komunitas lokal harus berjalan beriringan. Lewat inisiatif ini, kami mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan—karena menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama, dan masa depan yang lestari hanya bisa tercipta jika kita melangkah bersama,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: